Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)
Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)

Pergerakan Dolar AS Mulai Kehilangan Tenaga

Ekonomi dolar as
25 Mei 2019 10:01
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) turun pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor memantau prospek perdagangan global dan mencerna data manufaktur Amerika Serikat (AS). Terkait perang dagang, AS masih bersikeras meminta Tiongkok mengikuti apa yang ditawarkan.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 25 Mei 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun ssebanyak 0,28 persen menjadi 97,5810 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi USD1,1209 dari USD1,1183 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2713 dari USD1,2654 di sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6930 dibandingkan dengan USD0,6892. Dolar AS dibeli 109,33 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,47 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0014 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0027 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3440 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3486 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


IHS Markit Flash Indeks Pembelian Manajer Manufaktur (PMI) yang disesuaikan secara musiman terdaftar 50,6 di Mei atau turun dibandingkan dengan posisi 52,6 di April. Pencapaian itu menandai level terendah sejak September 2009, data dari perusahaan riset menunjukkan.
 
Sementara itu, data manufaktur yang mengecewakan dan ketegangan perdagangan global yang bertahan lama menyebabkan kekhawatiran investor terhadap ekonomi terbesar dunia dan status safe-haven mata uangnya. Tentu ada harapan agar perang dagang yang sedang terjadi bisa segera dihentikan demi kepentingan bersama.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 95,22 poin atau 0,37 persen menjadi 25.585,69. Kemudian S&P 500 meningkat sebanyak 3,82 poin atau 0,14 persen menjadi 2.826,06. Indeks Komposit Nasdaq naik 8,72 poin atau 0,11 persen menjadi 7.637,01.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor S&P 500 utama berakhir lebih tinggi, dengan keuangan dan material naik sebanyak 0,77 persen dan 0,50 persen, melampaui sisanya. Kebutuhan pokok konsumen turun 0,40 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Utilitas juga kesulitan.
 
Tokoh perdagangan Saham Boeing naik sebanyak 1,24 persen, memimpin kenaikan di Dow Jones. Sedangkan Caterpillar, saham sensitif perdagangan lainnya, ditutup naik 0,52 persen. Sebelumnya ekuitas AS jatuh pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) di tengah aksi jual tajam di saham teknologi dan energi.
 
Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan melaporkan, pesanan baru untuk barang-barang tahan lama buatan AS turun 2,1 persen pada April menjadi USD248,4 miliar, menyusul kenaikan 1,7 persen pada Maret. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan penurunan pesanan baru 2,4 persen pada April.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif