Laporan Pekerjaan Buat Wall Street Memperpanjang Kenaikan
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)
New York: Saham-saham di Wall Street memperpanjang kenaikan mereka pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena para pelaku pasar terus mencerna laporan pekerjaan Amerika Serikat (AS) untuk April.

Mengutip Antara, Selasa, 8 Mei 2018, indeks Dow Jones Industrial Average naik 94,81 poin atau 0,39 persen, menjadi ditutup di 24.357,32 poin. Indeks S&P 500 meningkat 9,21 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir di 2.672,63 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 55,60 poin atau 0,77 persen, menjadi 7.265,21 poin.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama pada Senin 7 Mei, para investor masih memilah-milah data pekerjaan AS untuk April. Total pekerja non-pertanian AS meningkat 164.000 pada April, gagal memenuhi konsensus pasar sebesar 195.000, Departemen Tenaga Kerja melaporkan.

Namun demikian, tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,9 persen pada April, tingkat terendah sejak Desember 2000. Pada April, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan pada gaji non-pertanian swasta naik empat sen menjadi USD26,84. Selama setahun, rata-rata penghasilan per jam telah meningkat 67 sen atau 2,6 persen.



Kepala Ekonom FTN Financial Chris Low menilai ini adalah dua sisi klasik karena ada laporan pekerjaan yang menyenangkan untuk semua orang. Di satu sisi ada kenaikan lemah dalam penggajian dan kelemahan dalam penghasilan rata-rata per jam.

"Di sisi lain, angkatan kerja menyusut dan terjadi penurunan signifikan dalam tingkat pengangguran. Cara terbaik untuk menyimpulkannya secara konsisten adalah dengan menyimpulkan bahwa pasar kerja ketat," kata Chris Low.

Kenaikan harga minyak juga memberikan beberapa guncangan di pasar. Harga minyak naik ke level tertingginya sejak akhir 2014 dengan minyak AS ditutup di atas USD70 per barel untuk pertama kalinya sejak November 2014, karena para pedagang mengamati keputusan yang membayang tentang apakah AS akan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id