Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Tiongkok Berharap AS Selesaikan Konflik Perdagangan dengan Dialog

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang Trade War
Angga Bratadharma • 30 Maret 2018 14:04
Beijing: Kementerian Perdagangan Tiongkok mengungkapkan pendekatan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) pada perdagangan menetapkan preseden buruk. Bahkan. hal itu dapat memicu efek domino dan Amerika Serikat harus menghindari pendekatan unilateral.
 
Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok Gao Feng mengatakan langkah perdagangan AS di Tiongkok adalah proteksionisme perdagangan yang khas dan mencerminkan sikap perang dingin. Pemeriksaan 301 di Tiongkok adalah pelanggaran mencolok terhadap peraturan Organisasi Perdagangan Dunia.
 
"Tiongkok berharap Amerika Serikat dapat mengambil langkah-langkah dan menyelesaikan konflik melalui dialog dan berharap hubungan perdagangan antara kedua negara dapat kembali normal," kata Gao, seperti dikutip dari CNBC, Jumat, 30 Maret 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 
Gao mengatakan Tiongkok akan mengambil semua langkah yang mungkin untuk melindungi kepentingannya dan yakin akan kemampuannya untuk melawan setiap proteksionisme perdagangan dan investasi.
 
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin optimistis perjanjian perdagangan akan dinegosiasikan dengan Tiongkok. Adapun pembahasan itu menjadi penting dengan harapan menghindari terjadinya perang dagang antara AS dengan Tiongkok.
 
"Kami akan melanjutkan dengan tarif kami. Kami sedang mengusahakannya. Kami juga bekerja pada pembatasan investasi, tetapi kami secara bersamaan melakukan negosiasi dengan Tiongkok untuk melihat apakah kami dapat mencapai kesepakatan," kata Mnuchin.
 
"Kami melakukan percakapan yang sangat produktif dengan mereka. Saya sangat berharap kami akan mencapai kesepakatan, tetapi jika tidak kami melanjutkan dengan tarif ini. Kami tidak menahan mereka kecuali kami memiliki perjanjian yang dapat diterima bahwa Presiden menandatangani secara aktif," pungkasnya.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif