Ilustrasi - - Foto: AFP/ Jonathan NACKSTRAND
Ilustrasi - - Foto: AFP/ Jonathan NACKSTRAND

Sentimen Korona Membaik, Harga Minyak Dunia Melambung

Ekonomi minyak mentah
Antara • 15 Februari 2020 07:23
New York: Harga minyak dunia akhirnya membukukan kenaikan mingguan pertama sejak awal Januari. Harga minyak mentah naik lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat atau (Sabtu pagi WIB) karena sentimen pasar terhadap dampak virus korona membaik.
 
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April naik 0,98 dolar AS atau 1,74 persen menjadi ditutup pada 57,32 dolar per barel. Brent menguat 5,23 persen sejak Jumat lalu, 7 Februari 2020, atau kenaikan mingguan pertama dalam enam pekan terakhir.
 
Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret berakhir 0,63 dolar AS atau 1,23 persen lebih, menjadi 52,05 dolar AS per barel. WTI mencatat kenaikan mingguan 3,44 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses likuidasi besar-besaran yang mendorong harga turun tajam bulan lalu kemungkinan telah berakhir dan digantikan oleh akumulasi serta short-covering dari spekulan yang baru-baru ini memasuki pasar," kata Presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch dikutip Antara, Sabtu, 15 Februari 2020.
 
Brent sebelumnya tercatat mulai turun sekitar 15 persen tahun ini akibat kekhawatiran wabah virus korona yang akan menghambat ekonomi global. Lebih dari 1.380 orang telah meninggal akibat virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.
 
Namun demikian, sentimen pasar membaik ketika pabrik-pabrik di Tiongkok mulai dibuka kembali. Di sisi lain, pemerintah Tiongkok juga melonggarkan kebijakan moneter dalam ekonomi terbesar kedua di dunia itu.
 
Badan Energi Internasional (IEA) menambahkan wabah virus korona akan menurunkan permintaan minyak kuartal pertama dari tahun sebelumnya untuk pertama kali sejak krisis keuangan 2009.
 
Menanggapi penurunan permintaan, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen sekutu OPEC+, sedang mempertimbangkan untuk memperdalam pengurangan produksi.
 
Di Amerika Serikat, perusahaan energi meningkatkan rig minyak selama dua minggu berturut-turut, menambahkan dua rig dan totalnya menjadi 678 rig.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif