Ketua Federal Reserve Jerome Powell. FOTO: AFP
Ketua Federal Reserve Jerome Powell. FOTO: AFP

Di Tengah Wabah Virus Korona

Fed Pangkas Suku Bunga Acuan

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Antara • 04 Maret 2020 07:24
Washington: Federal Reserve AS menurunkan kisaran target suku bunga dana federal sebesar 50 basis poin menjadi 1,00 hingga 1,25 persen. Keputusan itu diambil karena wabah covid-19 menimbulkan risiko yang berevolusi terhadap kegiatan ekonomi.
 
Mengutip Antara, Rabu, 4 Maret 2020, dalam pengumuman yang mengejutkan, The Fed mengatakan bahwa mengingat risiko-risiko ini dan dalam mendukung pencapaian pekerjaan maksimum dan tujuan stabilitas harga, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan pengaturan kebijakan Fed, memutuskan untuk memotong suku bunga acuan sebesar 0,5 poin persentase.
 
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dalam konferensi pers bahwa sejak pertemuan FOMC Januari, penyebaran virus corona telah membawa tantangan dan risiko baru. "Besarnya dan seriusnya efek keseluruhan pada ekonomi AS tetap sangat tidak menentu dan situasinya berubah-ubah," kata Powell.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan latar belakang ini, Komite menilai bahwa risiko terhadap prospek AS telah berubah secara material. Sebagai tanggapan, kami telah melonggarkan sikap kebijakan moneter untuk memberikan lebih banyak dukungan kepada ekonomi," tambahnya.
 
Memerhatikan bahwa wabah akan membutuhkan respons multi sisi, Ketua Fed AS mengatakan kepada wartawan bahwa bank sentral tidak memiliki semua jawaban, mendesak para profesional kesehatan dan otoritas fiskal untuk mengambil langkah-langkah yang mereka anggap pantas.
 
"Tapi kami yakin tindakan kami akan memberikan dorongan berarti bagi ekonomi. Lebih khusus, itu akan mendukung kondisi keuangan yang akomodatif dan menghindari pengetatan kondisi keuangan yang dapat membebani aktivitas serta membantu meningkatkan kepercayaan rumah tangga dan bisnis," kata Powell.
 
Sebelumnya pada hari yang sama, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari Kelompok Tujuh (G7) negara-negara industri mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah konferensi darurat jarak jauh bahwa mereka akan menggunakan semua alat kebijakan yang tepat dalam upaya mengurangi dampak ekonomi dari wabah covid-19.
 
"Itu pernyataan dukungan umum. Dan saya pikir itu tergantung pada masing-masing negara, kebijakan fiskal individual dan bank sentral individu untuk melakukan apa yang akan mereka lakukan," kata Powell, seraya menambahkan bahwa ada kemungkinan akan ada beberapa koordinasi yang lebih formal sebagai langkah maju.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif