AS Kembali Ajak Bicara Tiongkok terkait Perdagangan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping (FOTO: AFP)
Washington: Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Amerika Serikat (AS) sedang berbicara kembali dengan Tiongkok tentang perdagangan. Dalam hal ini, AS berharap mendapat kata sepakat terkait perdagangan dengan Tiongkok guna menyehatkan struktur perekonomian.

"Saya pikir itu sangat, sangat, sangat positif," klaim Kudlow, mengonfirmasi laporan bahwa Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah memulai kembali pembicaraan perdagangan dengan mitra Tiongkoknya, seperti dilansir dari CNBC, Rabu, 14 November 2018.

Presiden AS Donald Trump mengaku telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan kedua belah pihak berencana untuk membahas perdagangan di KTT G20 pemimpin dunia di Argentina pada 30 Desember. Pembicaraan antara AS dan Tiongkok telah terhenti pada musim gugur ini di tengah pertempuran tarif yang meningkat.

Komunikasi saat ini berada di semua tingkat di Pemerintahan Amerika Serikat dan Tiongkok, dan Kudlow mengaku telah berbicara dengan Mnuchin tentang hal itu sebagai bagian dari persiapan mereka untuk KTT.

Di sisi lain, Kudlow menambahkan, AS berada pada komunikasi yang sangat baik dengan Uni Eropa dan dengan Jepang terkait aspek perdagangan. "Kami bergerak maju dalam diskusi perdagangan," kata Kudlow.

Sebelumnya, Larry Kudlow kembali memberikan sedikit tekanan bahwa Trump dapat menerapkan tarif yang lebih tinggi kepada Tiongkok di tengah pertempuran perdagangan kedua negara yang kian meningkat. Tentu ada harapan agar perang perdagangan tersebut bisa mulai mereda dari waktu ke waktu.

"Tidak ada yang diatur sekarang," kata Larry Kudlow.

Washington dan Beijing telah memberlakukan serangkaian tarif yang terus meningkat sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kerusakan lebih luas terhadap ekonomi AS. Trump telah memunculkan kemungkinan menampar tarif pada USD267 miliar impor dari Tiongkok.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id