Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Harga Minyak Dunia Menanjak Dua Persen

Ekonomi minyak mentah
03 Januari 2019 08:02
New York: Harga minyak dunia mengakhiri perdagangan bergejolak pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) dengan naik sekitar dua persen. Penguatan didukung oleh sedikit pemulihan di Wall Street, meskipun masih ada kekhawatiran tentang melemahnya pertumbuhan ekonomi global yang dapat mengganggu permintaan minyak.
 
Mengutip Antara, Kamis, 3 Januari 2019, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, naik USD1,13 atau 2,5 persen menjadi menetap pada USD46,54 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah mencapai terendah sesi di USD44,35 dan tertinggi di USD47,78.
 
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret, naik sebanyak USD1,11 atau 2,1 persen menjadi ditutup pada USD54,91 per barel di London ICE Futures Exchange, setelah diperdagangkan antara USD52,51 dan USD56,56.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Minyak berjangka didukung oleh pasar ekuitas AS karena indeks-indeks saham utama memangkas kerugian sebelumnya. Minyak mentah berjangka baru-baru ini mengikuti pergerakan saham di Wall Street, yang pada 2018 mencatat tahun terburuk dalam satu dekade.
 
Namun, data manufaktur dari Tiongkok sebelumnya menambah kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang perlambatan ekonomi global dan peningkatan produksi dari negara-negara seperti Rusia. Aktivitas pabrik Tiongkok mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun pada Desember.
 
"Kami masih melihat beberapa kelesuan dalam ekonomi Tiongkok sebagai pertimbangan bearish yang signifikan mengingat fakta bahwa mereka telah menjadi importir minyak mentah terbesar di dunia," kata Presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch, dalam sebuah catatan.
 
Data manufaktur zona euro juga terbukti mengecewakan karena aktivitas hampir tidak berkembang pada akhir 2018, menurut sebuah survei. Kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi dan kelebihan pasokan menyeret harga minyak dari tingkat tertinggi multi-tahun yang dicapai pada Oktober 2018.
 

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi