Pesona Emas Dunia Meredup
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penurunan harga emas terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) berbalik menguat terhadap mata uang utama lainnya.

Mengutip Antara, Rabu, 21 November 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun sebanyak USD4,1 atau 0,33 persen, menjadi menetap di USD1.221,2 per ons, mengakhiri kenaikan empat hari berturut-turut. Indeks USD, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,67 persen menjadi 96,81 pada pukul 18.17 GMT.

Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika USD naik maka emas berjangka akan menurun, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Namun, penurunan tajam ekuitas menahan kejatuhan emas lebih lanjut, karena Dow Jones Industrial Average turun tajam sebesar 512,29 poin atau 2,05 persen pada pukul 18.27 GMT. S&P 500 dan Nasdaq mengikuti penurunan Dow.

Sebelumnya, emas berjangka telah meningkat selama empat hari perdagangan berturut-turut, didorong pembelian teknis akibat ketidakpastian geopolitik dan perdagangan serta melemahnya dolar AS.

"Ketidakpastian seputar rencana keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dan hubungan perdagangan Tiongkok-AS telah mendukung harga emas, yang dipandang sebagai aset safe haven," kata analis.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 13,4 sen AS atau 0,93 persen, menjadi ditutup pada USD14,269 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari 2019 turun sebanyak USD10,6 atau 1,24 persen, menjadi menetap di USD847,00 per ons.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id