Presiden Amerika Serikat Donald Trump (FOTO: AFP)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (FOTO: AFP)

Trump: Fed Terlalu Cepat Naikkan Suku Bunga

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Angga Bratadharma • 26 Desember 2018 08:03
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan kembali bahwa Federal Reserve menaikkan suku bunga terlalu cepat. Meski demikian, ia mengklaim, perusahaan AS memiliki skala bisnis terbesar di dunia dan menyajikan peluang investasi yang luar biasa bagi investor.
 
"Mereka (the Fed) menaikkan suku bunga terlalu cepat karena mereka berpikir ekonomi sangat baik. Tapi saya pikir mereka akan segera mendapatkannya," kata Trump, kepada wartawan di Oval Office, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 26 Desember 2018.
 
"Saya memiliki kepercayaan besar pada perusahaan kami. Kami memiliki perusahaan yang terbesar di dunia, dan mereka melakukannya dengan sangat baik. Mereka memiliki rekor jumlah angka. Jadi saya pikir ini adalah kesempatan luar biasa untuk membeli," tambah Trump.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham AS telah turun tajam dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah. Trump sebagian besar telah menyalahkan ketidakpastian ekonomi pada the Fed yang secara terbuka mengkritik ketuanya, Jerome Powell.
 
Laporan-laporan media menyatakan bahwa Trump telah membahas pemecatan Powell, dan dia mengatakan pada Agustus bahwa dia tidak senang dengan sang ketua. Pada Senin, Trump mengatakan satu-satunya masalah ekonomi Indonesia adalah the Fed.
 
Ketiga indeks saham utama AS berakhir turun lebih dari dua persen pada hari sebelum liburan Natal. S&P 500 telah kehilangan sekitar 19,8 persen dari penutupan tertinggi 20 September, hanya sedikit dari ambang batas 20 persen yang biasanya mendefinisikan pasar beruang.
 
The Fed menaikkan suku bunga lagi minggu lalu, seperti yang telah banyak diperkirakan. Sedangkan Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengadakan panggilan dengan Kelompok Kerja Presiden di Pasar Keuangan, sebuah badan yang dikenal dengan bahasa sehari-hari sebagai Tim Plunge Protection, yang biasanya bersidang hanya pada saat volatilitas pasar tengah berat.
 
Tetapi seruan itu lebih ditujukan pada pasar daripada meyakinkan mereka. Regulator pada panggilan itu mengatakan mereka tidak melihat sesuatu yang luar biasa di pasar keuangan selama aksi jual baru-baru ini, menurut dua sumber yang akrab dengan masalah tersebut.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif