Bursa Saham Asia Loyo
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Tokyo: Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, menyusul kerugian di Wall Street akhir pekan lalu di tengah meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Mengutip Antara, Senin, 5 November 2018, pada menit-menit pembukaan perdagangan, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 299,70 poin atau 1,35 persen, dari penutupan Jumat, 2 November 2018 lalu, menjadi 21.943,96 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 16,30 poin atau 0,98 persen, menjadi 1.642,46 poin.

Saham-saham yang terkait dengan produk kaca dan keramik, bubur kertas dan kertas, serta peralatan transportasi paling banyak mengalami kemerosotan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Selain itu saham Shanghai Composite Tiongkok melemah 21,44 poin atau setara 0,80 persen menjadi 2.655. Sementara indeks komposit Hang Seng Hong Kong merosot 74,51 poin atau setara 2,09 persen ke 3.493.

Kemudian indeks saham Kospi Korea Selatan tertekan 38,11 poin atau setara 1,886 persen ke level 2.057. Lalu indeks saham Australia ASX200 turun 1,41 poin atau setara 0,02 persen ke 5.847.

Selanjutnya indeks saham Malaysia FTSE melemah 9,16 poin atau setara 0,53 persen ke posisi 1.704, indeks Straits Times anjlok 43,82 poin atau setara 1,41 persen ke 3.072, namun indeks Thailand menguat 10,07 poin atau setara 0,92 persen ke 1.109.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id