Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)
Ilustrasi (MI/ARYA MANGGALA)

Dolar AS Terpeleset Akibat Ancaman Tarif terhadap Meksiko

Ekonomi dolar as
01 Juni 2019 10:02
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena para pelaku pasar mencerna data inflasi yang baru dirilis serta ancaman tarif Pemerintah Amerika Serikat terhadap Meksiko.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 1 Juni 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,38 persen menjadi 97,7758 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1169 dari USD1,1134 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2631 dari USD1,2609 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik hingga USD0,6938 dibandingkan dengan USD0,6911. Dolar AS dibeli 108,43 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,54 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1.0007 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0073 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3523 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3509 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS naik 0,3 persen pada April, Biro Analisis Ekonomi mengatakan pada Jumat. Tidak termasuk makanan dan energi, indeks harga PCE meningkat 0,2 persen.
 
Menurut laporan itu, dalam 12 bulan hingga April, apa yang disebut indeks harga PCE inti, ukuran inflasi yang disukai oleh Federal Reserve (Fed) naik 1,6 persen, di bawah target bank sentral 2,0 persen. Sementara itu, pedagang juga memerhatikan berita terbaru tentang perdagangan global.
 
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan memberlakukan tarif baru lima persen untuk semua barang impor dari Meksiko mulai 10 Juni sehingga dapat menekan negara itu untuk menghentikan imigran tidak berdokumen yang melintasi perbatasan, sebuah langkah yang mengkhawatirkan banyak orang.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 354,84 poin atau 1,41 persen menjadi 24.815,04. Kemudian S&P 500 turun sebanyak 36,80 poin atau 1,32 persen menjadi 2.752,06. Indeks Komposit Nasdaq turun 114,57 poin atau 1,51 persen menjadi 7.453,15.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan lebih rendah di sekitar bel penutupan, dengan sektor layanan komunikasi turun lebih dari 2 persen, memimpin para pecundang. Saham otomotif dan saham ritel adalah pemain terburuk yang terhuyung-huyung dari perkelahian perdagangan AS yang semakin intensif dengan Meksiko dan Tiongkok.
 
Perusahaan yang sangat bergantung pada rantai pasokan di Meksiko terpukul, ketika Presiden AS Donald Trump mengancam untuk menampar tarif lima persen pada semua impor Meksiko mulai 10 Juni, yang akan mencapai 25 persen pada Oktober jika Meksiko tidak puas dengan Washington mengenai masalah imigrasi.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif