Ilustrasi (FOTO: jameslawson.ws)
Ilustrasi (FOTO: jameslawson.ws)

Emas Dunia Terhantam Keperkasaan Dolar AS

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 22 Mei 2019 07:30
Chicago: Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena saham menguat dan dolar Amerika Serikat (USD) perkasa.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 22 Mei 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun sebanyak USD4,1 atau 0,32 persen menjadi USD1.273,20 per ons. Sedangkan indeks USD, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama, naik sebanyak 0,1 persen menjadi 98,03, tak lama sebelum penyelesaian emas.
 
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Jika dolar naik, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar, menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain. Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 3,5 sen atau 0,24 persen menjadi USD14,41 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD1,20 atau 0,15 persen menjadi USD815,40 per ons.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 197,43 poin atau 0,77 persen menjadi 25.877,33. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 24,13 poin atau 0,85 persen menjadi 2.864,36. Indeks Nasdaq Composite naik 83,35 poin atau 1,08 persen menjadi 7.785,72.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan layanan teknologi dan komunikasi masing-masing naik sebanyak 1,20 persen dan 0,96 persen, di antara kelompok-kelompok dengan kinerja terbaik. Namun, kebutuhan pokok konsumen turun sebanyak 0,31 persen.
 
Saham terkait teknologi dipicu oleh berita bahwa Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan lisensi sementara 90 hari melonggarkan pembatasan pada kesepakatan bisnis dengan raksasa telekomunikasi Tiongkok, Huawei. Kondisi ini akhirnya memberikan tekanan terhadap gerak saham teknologi di pasar saham AS.
 
Di sisi ekonomi, National Association of Realtors mengatakan, penjualan rumah yang ada di AS menurun untuk bulan kedua berturut-turut pada April, atau pada kecepatan yang jauh lebih lambat. AS berharap kondisi ini bisa mengalami perbaikan di masa-masa yang akan datang.
 
Total penjualan rumah yang ada, transaksi yang diselesaikan dan mencakup rumah keluarga tunggal, townhome, kondominium, dan koperasi, turun sebanyak 0,4 persen dari Maret ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,19 juta pada April.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif