Ilustrasi. AFP PHOTO/AMER HILABI
Ilustrasi. AFP PHOTO/AMER HILABI

Minyak Dunia Bervariasi

Ekonomi minyak mentah
Angga Bratadharma • 02 Juni 2020 08:01
New York: Harga minyak dunia ditutup bervariasi pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), menyusul kenaikan besar-besaran di bulan sebelumnya. Sementara itu, pandemi covid-19 masih menjadi persoalan yang meredam permintaan sehingga pasar minyak belum melesat signifikan.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 2 Juni 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli kehilangan 5 sen menjadi USD35,44 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik USD0,48 menjadi USD38,32 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Adapun minyak AS, WTI futures naik sebanyak 88,4 persen untuk Mei yang menandai kinerja bulanan terbaiknya, menurut Dow Jones Market Data. Sedangkan minyak global, Brent, naik sebanyak 39,8 persen selama sebulan terakhir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pedagang sedang menunggu pertemuan kunci dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, yang diperkirakan membahas langkah mereka selanjutnya mengenai pengurangan produksi. Sejauh ini, pihak terkait terus berupaya menjaga stabilitas pasar minyak.
 
Aljazair, yang saat ini memegang kursi kepresidenan OPEC, telah mengusulkan pertemuan yang direncanakan pada 9-10 Juni dimajukan menjadi di 4 Juni, menurut Reuters. Adapun OPEC+ sepakat pada April untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari untuk Mei dan Juni karena pandemi covid-19 merusak permintaan.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berbalik ke zona hijau pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi lantaran para investor mempertimbangkan kemungkinan upaya pemerintah yang menormalkan kembali kegiatan ekonomi.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 91,91 poin atau 0,36 persen menjadi 25.475,02. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 11,42 poin atau 0,38 persen menjadi 3.055,73. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 62,18 poin atau 0,66 persen menjadi 9.552,05.
 
Ke-50 negara bagian AS telah melonggarkan pembatasan wilayah akibat covid-19 ke berbagai tingkat, meskipun ada kekhawatiran percepatan kembali kenaikan infeksi dalam kasus virus korona. Sementara itu, keuntungan di pasar saham sedikit terhambat akibat protes kekerasan yang bergema di seluruh negeri.
 
Indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) naik menjadi 43,1 persen pada Mei dari level terendah 11-tahun 41,5 persen pada April. Sementara itu, Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pengeluaran untuk proyek konstruksi AS turun lebih kecil dari yang diperkirakan 2,9 persen pada April.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif