Ilustrasi. FOTO: Hector Mata/AFP
Ilustrasi. FOTO: Hector Mata/AFP

Kuartal II-2020, PDB AS Diyakini Anjlok

Ekonomi Virus Korona ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 04 April 2020 14:04
Washington: Kantor Anggaran Kongres atau Congressional Budget Office (CBO) Amerika Serikat (AS) memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal kedua akan turun lebih dari tujuh persen. Hal itu karena adanya gangguan perdagangan yang terus berlanjut di tengah pandemi covid-19.
 
"Jika itu terjadi, penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi tahunan yang dilaporkan oleh Biro Analisis Ekonomi akan menjadi sekitar empat kali lebih besar dan akan melebihi 28 persen," kata CBO, seraya memperkirakan tingkat pengangguran bakal melebihi 10 persen selama kuartal kedua, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 4 April 2020.
 
Mantan Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen mengatakan di awal pekan sejauh ini setiap indikasi menunjukkan akan ada penurunan besar dalam produksi pada kuartal kedua. Ia juga mencatat penurunan itu bisa mencapai 20 persen atau lebih tinggi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemerosotan ekonomi yang berasal dari pandemi covid-19 telah cepat dan tajam, dan pada titik ini tidak mungkin untuk mengetahui seberapa dalam resesi akan terjadi," kata Yellen.
 
Sedangkan Direktur Pusat Penelitian Bisnis dan Ekonomi Ball State University Michael Hicks memperkirakan tingkat pengangguran di AS pada akhir Mei akan mencapai sekitar 15 persen. "Kami kehilangan pekerjaan lebih cepat dari analisis yang diproyeksikan sebelumnya," ucapnya.
 
Ketika wabah virus korona terus menyapu seluruh Amerika Serikat, sekitar 40 negara bagian telah memerintahkan penduduknya untuk tinggal di rumah kecuali ada hal yang sangat penting. Di antara negara bagian itu yakni New York, New Jersey, Michigan, California, dan Louisiana yang sangat terpukul oleh virus tersebut.
 
Bisnis yang tidak penting, seperti teater, museum, gimnasium, dan pusat perbelanjaan sebagian besar tutup, yang secara efektif melumpuhkan ekonomi AS yang didorong oleh konsumsi. Kemudian, CBO memperkirakan suku bunga untuk surat utang 10 tahun akan di bawah satu persen selama kuartal kedua sebagai akibat dari tindakan Federal Reserve dan kondisi pasar.
 
"Proyeksi ekonomi CBO, terutama untuk periode selanjutnya, sangat tidak pasti saat ini," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif