Label manajemen boyband asal Korea Selatan, BTS, berencana IPO. Foto: AFP.
Label manajemen boyband asal Korea Selatan, BTS, berencana IPO. Foto: AFP.

IPO Terpanas Tahun Ini, Harga Saham Perdana Manajemen BTS Rp1,7 Juta

Ekonomi Saham ipo BTS
Ade Hapsari Lestarini • 29 September 2020 10:41
Seoul: Big Hit Entertainment, label manajemen dari boyband Korea Selatan terpopuler, BTS, telah menetapkan harga penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) sebesar 135 ribu won atau setara Rp1,72 juta per saham.
 
Melansir Al Jazeera, Selasa, 29 September 2020, para analis memperkirakan bahwa penawaran umum saham perdana ini menjadi daftar IPO terpanas di Korea Selatan tahun ini.
 
Bagaimana tidak, saham manajemen BTS ini kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 1.000 kali jumlah saham yang ditawarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara pasukan investor ritel, yang dikenal di Korea Selatan sebagai 'Semut', juga 'berteriak-teriak' untuk membeli saham ini. Tak hanya itu, penggemar berat BTS juga ingin mendapatkan satu bagian saham dari idola mereka.
 
Manajemen Big Hit menuturkan harga saham yang ditawarkan perseroan berada di atas kisaran indikatif 105 ribu-135 ribu won (Rp1,33 juta-Rp1,7 juta).
 
Pihak label, yang didirikan pada 2005, berharap mendapatkan keuntungan dari popularitas BTS yang melonjak dengan menawarkan lebih dari tujuh juta saham kepada publik, sehingga bisa mengumpulkan USD820 juta untuk melakukan ekspansi.
 
Anggota BTS telah diberi bagian masing-masing. Dan tawaran tersebut telah memicu kegembiraan besar bagi penggemar mereka.
 
 

 
"Big Hit diklasifikasikan sebagai semacam perusahaan ekspor global," kata Park Sung-ho, analis di Yuanta Securities Korea.
 
"Mereka tidak hanya telah membuktikan kemampuannya untuk menggunakan Youtube, media sosial untuk infiltrasi pasar. Ia juga memiliki platform fandom Weverse yang memberikan kejelasan dan kendali yang belum pernah terjadi sebelumnya atas sumber pendapatannya untuk sebuah label, dan dapat tumbuh menjadi pemain platform yang sebenarnya seiring dengan semakin banyaknya artis luar yang bertambah."
 
BTS masuk ke kancah musik AS pada 2017 dan merupakan grup Korea Selatan pertama yang menduduki puncak Billboard Hot 100 di Amerika Serikat. Mereka membawakan single berbahasa Inggris hit, Dynamite, di Grammy's bulan lalu.
 
Big Hit diperkirakan akan terdaftar di indeks saham Kospi pada 15 Oktober, seiring dengan BTS akan merilis album berikutnya BE (Edisi Deluxe) pada 20 November.
 
Big Hit melaporkan keuntungan sebesar 49,7 miliar won (USD42,4 juta) untuk paruh pertama 2020 karena konser online dan penjualan merchandise di aplikasi Weverse. Keuntungan ini lebih dari sekadar mengimbangi pembatalan acara sebagai akibat dari pandemi covid-19.
 
Dengan banyaknya likuiditas di pasar, beberapa analis memperkirakan tawaran kotor dari investor ritel bisa mencapai 100 triliun won (USD85 miliar).
 
Namun demikian, Bank Sentral Korea Selatan mengamati penawaran itu dengan cermat karena kelebihan permintaan besar-besaran untuk saham dapat menyebabkan riak melalui pasar uang jangka pendek.
 
(AHL)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif