Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Stok AS Lebih Rendah dari Perkiraan, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ekonomi Minyak Mentah Ekonomi Amerika
Angga Bratadharma • 19 November 2020 08:01
New York: Harga minyak dunia naik pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah data menunjukkan stok minyak mentah AS meningkat kurang dari yang diharapkan minggu lalu. Administrasi Informasi Energi AS melaporkan persediaan minyak mentah AS meningkat 0,8 juta barel selama pekan yang berakhir 13 November,
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 19 November 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 39 sen menjadi USD41,82 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari naik 59 sen menjadi USD44,34 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Pada 489,5 juta barel, persediaan minyak mentah AS sekitar enam persen di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini. Analis memperkirakan publikasi EIA akan menunjukkan peningkatan 1,7 juta barel dalam stok minyak mentah AS pekan lalu, menurut jajak pendapat Reuters.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, indeks saham utama Wall Street tumbang pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Tekanan terjadi karena investor cemas dengan kekhawatiran atas melonjaknya kasus infeksi covid-19 di Amerika Serikat.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 344,93 poin atau 1,16 persen menjadi 29.438,42. S&P 500 turun 41,74 poin atau 1,16 persen menjadi 3.567,79. Indeks Komposit Nasdaq turun 97,74 poin atau 0,82 persen menjadi 11.801,60.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 mundur, dengan sektor energi ditutup turun 2,88 persen, memimpin penurunan. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas menurut bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
Pergerakan pasar yang negatif terjadi ketika kasus virus korona baru terus meningkat di Amerika Serikat. Pejabat Kota New York mengatakan sistem sekolah umum akan ditutup dalam upaya untuk menahan meningkatnya kasus penyebaran covid-19.
 
Menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat telah melaporkan lebih dari 11,4 juta kasus secara total dengan lebih dari 250 ribu kematian pada Rabu sore. Investor juga mengikuti dengan cermat berita tentang vaksin potensial untuk menghentikan covid-19.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif