Kilang Minyak. Foto : AFP.
Kilang Minyak. Foto : AFP.

Harga Minyak Dunia Bervariasi

Arif Wicaksono • 18 Agustus 2022 07:58
Jakarta: Harga minyak dunia bervariasi karena ragam data ekonomi AS dan Eropa. Namun demikian, harga minyak dunia belum berhasil menembus level USD100 per barel.
 
Dikutip dari investing.com, harga minyak acuan WTI untuk kontrak September 2022 sebesar USD87,5 per barel atau melemah 0,64 persen. Harga minyak acuan brent untuk kontrak Oktober 2022 mencapai USD93,1 per barel.
 
baca juga: Data Ekonomi Tiongkok Tekan Harga Minyak Dunia

Sentimen negatif datang dari pengoperasian kilang Tiongkok turun ke tingkat harian terendah sejak Maret 2020 pada 12,53 juta barel per hari, turun hampir satu juta barel per hari.
 
Hal ini mengejutkan banyak orang  yang mengharapkan pemulihan pasca-lockdown yang kuat di Tiongkok sebagai negara dengan konsumsi minyak terbesar di dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu pasokan minyak yang berlimpah juga bisa menekan kenaikan harga minyak. Kepala Saudi Aramco Amin Nasser mengklaim perusahaan siap untuk membawa produksi ke kapasitas maksimum 12 juta barel per hari  jika diminta oleh pemerintah.
 
Dari Eropa, data ekonomi Jerman mengalami stagnasi di kuartal II dan IMF telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Jerman menjadi 1,2 persen pada 2022 dan 0,8 persen pada 2023.
 
Dorongan kenaikan harga minyak datang dari ketatnya suplai harga minyak. Input kilang minyak mentah Amerika Serikat (AS) mencapai rata-rata 16,4 juta barel per hari selama pekan yang berakhir 12 Agustus, yakni 158 ribu barel per hari lebih rendah dari rata-rata minggu sebelumnya.
 
Laporan Weekly Petroleum Data mengatakan kilang-kilang di AS beroperasi pada 93,5 persen dari kapasitas operasional mereka minggu lalu.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif