Bursa saham Inggris kembali menguat. Foto: AFP.
Bursa saham Inggris kembali menguat. Foto: AFP.

Indeks Acuan Saham Inggris Kembali Jatuh

Ekonomi Ekonomi Inggris
Antara • 01 Agustus 2020 10:17
London: Saham-saham Inggris kembali jatuh pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), mencatat penurunan untuk hari kedua berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London anjlok 1,54 persen atau 92,23 poin menjadi 5.897,76.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 1 Agustus 2020, indeks FTSE 100 terperosok 2,31 persen atau 141,47 poin menjadi 5.989,99 pada Kamis, 30 Juli. Indeks ini berbalik dari kenaikan tipis 0,04 persen atau 2,20 poin menjadi 6.131,46 pada Rabu, 29 Juli, setelah sebelumnya menguat 0,40 persen atau 24,38 poin menjadi 6.129,26.
 
International Consolidated Airlines Group, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, menjadi pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya menukik 9,00 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diikuti oleh saham perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris BT Group yang terpuruk 8,60 persen, serta perusahaan teknik multinasional Inggris yang merancang, membuat dan mendistribusikan sistem tenaga untuk penerbangan dan industri lainnya Rolls-Royce Holdings jatuh turun 5,58 persen.
 
Sementara itu, Land Securities Group, perusahaan pengembang properti komersial dan investasi, melonjak 3,19 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham perusahaan keamanan siber global Avast yang meningkat 2,86 persen, serta kelompok perusahaan ekuitas dan modal ventura multinasional berpusat di London 3i Group naik 2,44 persen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Penguatan dapat terjadi didorong oleh laporan pendapatan yang kuat dari nama-nama teknologi besar, di tengah terus naiknya kasus infeksi covid-19 di AS.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 114,67 poin atau 0,44 persen menjadi 26.428,32. Indeks S&P 500 naik 24,90 poin atau 0,77 persen menjadi 3.271.12. Indeks Komposit Nasdaq naik 157,46 poin atau 1,49 persen menjadi 10.745,27.
 
Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan saham teknologi naik 2,5 persen. Sedangkan saham energi tergelincir 0,69 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Sementara itu, perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkanlebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan indeks S&P AS 50 mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Di sisi pendapatan, saham Apple melonjak lebih dari 10 persen karena ledakan pendapatannya. Perusahaan melaporkan setelah laporan pendapatan kuartalan tutup sebesar USD59,7 miliar atau naik 11 persen YoY, dengan laba triwulanan per saham dilusian USD2,58 atau naik 18 persen.
 

(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif