Ilustrasi. FOTO: Mark Ralston/AFP
Ilustrasi. FOTO: Mark Ralston/AFP

Industri Tiongkok Diklaim Sehat Meski 'Terjangkit' Covid-19

Ekonomi Virus Korona ekonomi china tiongkok
Angga Bratadharma • 18 Agustus 2020 10:02
Beijing: Industri Tiongkok diklaim memiliki fundamental kuat yang mampu mendukung laju perekonomian meski terjangkit dampak covid-19. Kendati demikian, Pemerintah Tiongkok terus berupaya untuk memerangi seumlah tantangan yang muncul akibat virus mematikan itu.
 
"Kinerja industri Tiongkok telah meningkat dari bulan ke bulan di tengah pengendalian pandemi yang efektif dan dukungan kebijakan," kata Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Xin Guobin, dikutip dari Xinhua, Selasa, 18 Agustus 2020.
 
Xin mengutip sejumlah angka seperti data nilai tambah produksi industri Tiongkok naik 4,8 persen secara tahun ke tahun di Juni. Dirinya mengaku pandemi covid-19 telah mendorong peningkatan, dan transformasi industri Tiongkok, serta pengembangan produk baru dan industri baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di semester pertama, lanjutnya, output nilai tambah untuk manufaktur berteknologi tinggi tumbuh 4,5 persen secara tahun ke tahun, dengan output komponen elektronik dan sirkuit terintegrasi masing-masing naik 36,6 persen dan 16,4 persen.
 
"Namun, dengan pandemi global yang terus berlanjut dan permintaan pasar belum pulih, Tiongkok masih menghadapi banyak ketidakpastian dan ketidakstabilan," kata Xin.
 
Karenanya Xin menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk lebih banyak upaya guna meningkatkan kualitas pasokan pasar demi merangsang konsumsi. Adapun selama pandemi covid-19, sektor manufaktur Tiongkok telah bertahan dalam uji stres dari virus, dan membantu memastikan pasokan medis global yang stabil.
 
"Serta rantai industri dan pasokan yang stabil," klaim Xin.
 
Dia mengatakan Tiongkok selanjutnya akan fokus pada peningkatan stabilitas dan daya saing rantai industri dan pasokannya, serta meningkatkan fondasi industri dan tingkat modernisasi untuk rantai industri. Tiongkok, lanjutnya, juga akan mendorong pembentukan koordinasi darurat dan mekanisme manajemen untuk industri global dan rantai pasokan.
 
"Hal itu untuk membantu negara lain melawan virus dan memulihkan ekonomi mereka," pungkas Xin.
 
(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif