Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith
Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith

Saham Teknologi Reli, Wall Sreet Sentuh Rekor Tertinggi

Ekonomi Wall Street Ekonomi Amerika covid-19
Angga Bratadharma • 08 Januari 2021 07:43
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat ke rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung oleh kenaikan kuat di sektor teknologi. Para investor menyambut disahkannya kemenangan Joe Biden sebagai Presiden AS yang imbasnya bursa Wall Street mendapat katalis positif.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 8 Januari 2021, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah sebanyak 211,73 poin atau 0,69 persen menjadi 31.041,13. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 55,65 poin atau 1,48 persen menjadi 3.803,79. Indeks Komposit Nasdaq naik 326,69 poin atau 2,56 persen menjadi 13.067,48.
 
Ketiga indeks utama mencatat rekor baru dengan 30 indeks saham ditutup di atas 31 ribu poin untuk pertama kalinya. S&P 500 dan Nasdaq yang padat teknologi mencapai penutupan pertama tertinggi mereka masing-masing di atas 3.800 dan 13 ribu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor teknologi dan kebijakan konsumen masing-masing naik 2,65 persen dan 1,8 persen. Sedangkan sektor utilitas dan kebutuhan pokok konsumen berada di area merah.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan hampir datar dengan lima dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Reaksi pasar tersebut datang ketika Kongres AS mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2020, setelah pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Capitol Hill dan menghentikan proses sertifikasi selama beberapa jam.
 
"Bagi para pedagang, cerita terpenting kemarin dari semua hal di atas adalah kemenangan ganda Senat Georgia untuk Demokrat, karena itu berarti tidak hanya mayoritas legislatif tetapi juga kontrol kepemimpinan Demokrat di Senat," kata Kepala Ekonom FHN Financial Chris Low.
 
Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun menjadi 787 ribu dalam pekan yang berakhir 2 Januari, menyusul 790 ribu yang direvisi naik pada minggu sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memprediksi di angka 815 ribu.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif