Ilustrasi. FOTO: Diariometro
Ilustrasi. FOTO: Diariometro

Dow Jones Ambruk 382 Poin di Perdagangan Pertama 2021

Ekonomi Wall Street Ekonomi Amerika
Angga Bratadharma • 05 Januari 2021 07:25
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berbalik arah dari sesi perdagangan pertama 2021 menjadi berakhir lebih rendah pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Para investor masih dibayang-bayangi tingginya lonjakan kasus covid-19 yang berpotensi kembali menekan laju perekonomian.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 5 Januari 2021, indeks Dow Jones Industrial Average turun 382,59 poin atau 1,25 persen menjadi 30.223,89. Sedangkan S&P 500 turun 55,42 poin atau 1,48 persen menjadi 3.700,65. Indeks Komposit Nasdaq turun 189,84 poin atau 1,47 persen menjadi 12.698,45.
 
Sebelumnya pada hari yang sama, semua indeks utama diperdagangkan lebih tinggi, dengan indeks 30 saham dan S&P 500 secara singkat mencapai rekor tertinggi baru. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir melemah, dengan real estat turun 3,29 persen, memimpin penurunan. Energi menguat sebesar 0,13 persen, grup dengan kinerja terbaik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram. Lonjakan kasus covid-19 terus memicu kecemasan.
 
Penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins menunjukkan Amerika Serikat telah mencatat lebih dari 20,7 juta kasus yang dikonfirmasi dengan kematian akibat virus mematikan itu melebihi 352 ribu pada Senin sore. Saham AS mengalami pergerakan dramatis pada 2020, didorong oleh kekhawatiran atas pandemi dan resesi ekonomi.
 
S&P 500 merosot hampir 34 persen hanya dalam 23 sesi perdagangan pada awal tahun lalu, tetapi pasar saham AS berhasil bangkit kembali dan membukukan kenaikan tahunan yang solid bahkan ketika ekonomi AS berjuang untuk pulih. Untuk 2020, Dow naik 7,3 persen, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 16,3 persen dan 43,6 persen.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif