Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Rilis Data Ekonomi AS Suram, Emas Dunia Pamer Kemilau

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 28 Oktober 2020 07:45
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena kepercayaan konsumen turun akibat data ekonomi yang dirilis suram. Emas menemukan dukungan tambahan lainnya karena indeks dolar AS jatuh.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 28 Oktober 2020, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD6,2 atau 0,33 persen menjadi USD1.911,9 per ons. Indeks kepercayaan konsumen AS yaitu Conference Board merosot ke 100,3 pada Oktober, berlawanan dengan pembacaan 101,3 pada September.
 
Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan pesanan barang tahan lama meningkat lebih baik dari yang diharapkan yaitu 1,9 persen pada September, naik dari pertumbuhan 0,4 persen pada Agustus, membatasi pertumbuhan emas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak 15 sen atau 0,61 persen menjadi USD24,57 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD9,4 atau 1,07 persen menjadi USD886,8 per ons.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor terus khawatir tentang infeksi covid-19 yang melonjak di AS. Pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), bursa saham Wall Street ditutup jatuh dengan Dow Jones anjlok 650 poin.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 222,19 poin atau 0,8 persen menjadi 27.463,19. Sedangkan S&P 500 turun 10,29 poin atau 0,3 persen menjadi 3.390,68. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 72,41 poin atau 0,64 persen menjadi 11.431,35.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor industri ditutup turun sebanyak 2,18 persen, memimpin penurunan. Kemudian sektor konsumen naik sebanyak 0,57 persen, grup dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Kondisi itu terjadi ketika kasus infeksi covid-19 menyebar ke seluruh Amerika Serikat dengan kecepatan tinggi. Menurut analisis data CNBC dari Universitas Johns Hopkins, kasus virus korona harian AS telah meningkat rata-rata hampir 70 ribu selama seminggu terakhir.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif