Ilustrasi. FOTO: Xinhua/Liu Jie
Ilustrasi. FOTO: Xinhua/Liu Jie

IMF Pertahankan Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global 6% di 2021

Ekonomi IMF Virus Korona ekonomi dunia Ekonomi Global covid-19
Angga Bratadharma • 28 Juli 2021 10:33
Washington: Dana Moneter Internasional (IMF) mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi global di angka enam persen untuk 2021. Meski demikian, ada risiko dari pertumbuhan tersebut yakni melebarnya kesenjangan di seluruh negara di dunia.
 
"Pemulihan ekonomi global terus berlanjut, tetapi dengan kesenjangan yang melebar antara ekonomi maju dan banyak pasar negara berkembang dan ekonomi berkembang," kata Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath, dilansir dari Xinhua, Rabu, 28 Juli 2021.
 
"Perkiraan pertumbuhan global terbaru kami sebesar enam persen untuk 2021, tidak berubah dari perkiraan sebelumnya, tetapi komposisinya telah berubah," tambahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada April, IMF meningkatkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global 2021 menjadi enam persen dari perkiraan Januari sebesar 5,5 persen karena kemajuan vaksinasi dan dukungan fiskal tambahan di negara-negara besar.
 
Menurut proyeksi terbaru, prospek pertumbuhan ekonomi maju tahun ini meningkat 0,5 poin menjadi 5,6 persen. Sedangkan prospek pertumbuhan ekonomi di negara berkembang dan ekonomi berkembang tahun ini turun 0,4 poin menjadi 6,3 persen.
 
"Hampir 40 persen populasi di negara maju telah sepenuhnya divaksinasi, dibandingkan dengan 11 persen di negara berkembang ekonomi, dan sebagian kecil di negara berkembang berpenghasilan rendah," kata Gopinath.
 
"Tingkat vaksinasi yang lebih cepat dari perkiraan dan kembali normal telah menyebabkan peningkatan. Sementara kurangnya akses ke vaksin dan gelombang baru kasus covid-19 di beberapa negara, terutama India, telah menyebabkan penurunan peringkat," tambahnya.
 
Gopinath menambahkan varian delta adalah perhatian penting. Ia mencatat bahwa varian tersebut telah menyebabkan penurunan peringkat di negara berkembang Asia dan meningkatnya jumlah kasus di banyak bagian dunia.
 
"Saya pikir meskipun kami telah memasukkan sebagian ke dalam perkiraan kami, masih ada risiko penurunan yang penting, tergantung pada bagaimana ini berkembang di masa depan," pungkasnya.
 
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif