Jepang. Foto : AFP.
Jepang. Foto : AFP.

UE akan Longgarkan Pembatasan Impor Makanan dari Jepang

Ekonomi pemilu eropa jepang uni eropa
Arif Wicaksono • 22 September 2021 18:45
Jakarta: Uni Eropa (UE) akan mengurangi pembatasan impornya pada beberapa produk makanan Jepang yang diperkenalkan setelah krisis 2011 di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima nomor satu milik Tokyo Electric Power Company Holdings Inc.
 
Dikutip dari Japantimes, Rabu, 22 September 2021. Eksportir rebung yang dibuat di Prefektur Fukushima, rumah bagi tanaman yang terserang, dan jamur yang dibudidayakan tidak akan lagi diminta untuk menyerahkan sertifikat pemeriksaan radiasi, efektif mulai 10 Oktober 2021.
 
Uni Eropa mengungkapkan relaksasi aturannya, yang pertama sejak November 2019, didasarkan pada data zat radioaktif dalam dua tahun terakhir. Islandia, Norwegia, dan dua negara Eropa non-Uni Eropa lainnya juga akan membuat perubahan aturan serupa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mempertimbangkan catatan ekspor Jepang, jumlah sertifikat pemeriksaan radiasi yang dikeluarkan ke wilayah dan negara-negara tersebut diperkirakan akan turun menjadi nol dan sertifikat asal, yang menunjukkan produk bukan dari daerah terlarang, sekitar 70 persen.
 
Pelonggaran pembatasan akan sangat mengurangi beban pekerjaan administratif dan mungkin meningkatkan ekspor.
 
Namun, UE masih memiliki batasan impor beberapa produk perikanan dari Fukushima dan jamur liar dari beberapa prefektur. Jepang akan melanjutkan negosiasi untuk menghapus pembatasan.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif