Gedung The Fed. FOTO: AFP/Brendan Smialowski
Gedung The Fed. FOTO: AFP/Brendan Smialowski

Fed Diperkirakan Tetap Berhati-Hati untuk Memulai Pengetatan Kebijakan Moneter

Ekonomi Ekonomi Amerika The Fed
Angga Bratadharma • 20 September 2021 10:09
Washington: Federal Reserve diperkirakan mempertimbangkan apakah ekonomi Amerika Serikat (AS) cukup sehat untuk mulai menarik stimulus yang longgar seiring adanya kebangkitan perekonomian usai terhantam covid-19. Pertimbangan tersebut diyakini muncul meski AS tengah mengalami lonjakan kasus virus mematikan itu.
 
Tetapi pertemuan dua hari penetapan kebijakan oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dimulai Selasa waktu setempat pada akhirnya mungkin merupakan peristiwa statis, seperti banyak lainnya dalam beberapa bulan terakhir. Kesemuanya tentu dengan melihat sejumlah data ekonomi AS yang dirilis.
 
Analis tidak mengharapkan Fed untuk segera memulai mengetatkan kebijakan dan memperlambat pembelian obligasi besar-besaran. "FOMC suka mempersiapkan pasar untuk setiap perubahan besar," kata Kepala Ekonom RSM US Joe Brusuelas, dilansir dari Channel News Asia, Senin, 20 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika berbicara kepada pers setelah pertemuan, Ketua Fed Jerome Powell dapat memilih kesempatan untuk memberi sinyal bahwa pengurangan akan datang, yang kemungkinan akan diumumkan di November dan dimulai di Desember," kata Joe Brusuelas.
 
Fed mengambil beberapa tindakan darurat mulai Maret 2020 atau bertindak cepat ketika pandemi covid-19 menyebabkan ekonomi terbesar dunia itu runtuh. Selain memangkas suku bunga acuan pinjaman menjadi nol, Fed mulai membeli sejumlah besar obligasi dan sekuritas lainnya untuk memudahkan kondisi pinjaman dan memastikan sistem keuangan tidak terganggu.
 
Powell mengatakan bank dapat mulai menarik kembali pembelian tersebut pada akhir tahun, tetapi para ahli mengharapkan mereka memberi keluangan waktu. "Saya pikir kereta lancip meninggalkan stasiun pertemuan terakhir sudah," kata Kepala Penelitian Kebijakan Global Cornerstone Macro Roberto Perli.
 
Sementara itu, FOMC akan melakukan pertemuan saat data ekonomi mengirimkan sinyal beragam tentang dua prioritas utama bank sentral yakni lapangan kerja dan inflasi. AS erikat menambahkan 235 ribu pekerjaan baru yang mengecewakan pada bulan lalu, meskipun ada peningkatan pekerjaan yang lebih baik secara bulan ke bulan sebelumnya.
 
"The Fed tidak pernah terombang-ambing oleh satu laporan saja, mereka melihat tren dan trennya masih cukup bagus. Saya pikir mereka akan membaca data dan mengatakan kami masih berada di jalur yang aman. Saya tidak berpikir data mengubah apapun dalam pikiran mereka," pungkas Perli.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif