Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Akhirnya, Harga Emas Global Naik Lagi Setelah Turun 5 Hari

Antara • 23 November 2022 06:52
Chicago: Harga emas global sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Emasmenghentikan penurunan selama lima hari berturut-turut karena dolar AS melemah di tengah peningkatan selera risiko.
 
Melansir Antara, Rabu, 23 November 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, naik tipis USD0,3 atau 0,02 persen menjadi USD1.739,9 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di USD1.751 dan terendah di USD1.737,9.
 
Emas berjangka tergelincir USD14,8 atau 0,84 persen menjadi USD1.739,6 pada Senin, 21 November 2022, setelah melemah USD8,6 atau 0,49 persen menjadi USD1.754,4 pada Jumat, 18 November 2022, dan jatuh USD12,8 atau 0,72 persen menjadi USD1.763 pada Kamis, 17 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti diketahui, dolar AS melemah pada Selasa, 22 November 2022 karena investor mengabaikan kekhawatiran tentang gejolak covid-19 Tiongkok sehingga meningkatkan permintaan untuk mata uang yang lebih berisiko.
 
Baca juga: Defisit Platinum Diperkirakan Terjadi pada 2023 

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,57 persen menjadi 107,2230, menyusul kenaikan 0,85 persen pada hari sebelumnya.
 
"Pemulihan tentatif dalam selera risiko sudah cukup untuk menghentikan rebound dolar beberapa hari," kata Analis Pasar Senior di Convera di Washington, Joe Manimbo.
 
Namun demikian, harga emas masih terjepit di dekat posisi terendah karena sinyal hawkish dari beberapa anggota Federal Reserve mendukung dolar.
 
Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly mengatakan ada lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperketat kebijakan moneter dan mendinginkan inflasi, dan dampak riil dari kenaikan suku bunga baru-baru ini mungkin akan lebih besar dari apa yang diimplikasikan oleh target suku bunga jangka pendeknya.
 
Presiden Fed Cleveland Loretta Mester juga mengatakan dia mendukung kenaikan suku bunga yang lebih kecil pada Desember, yang sejalan dengan ekspektasi pasar untuk kenaikan 50 basis poin.
 
Tetapi kedua pejabat Fed itu mengatakan kenaikan suku bunga di waktu mendatang akan sangat bergantung pada pembacaan ekonomi AS, khususnya jalur inflasi.
 
Sementara itu, harga logam mulia lainnya seperti perak untuk pengiriman Desember naik 17,7 sen atau 0,85 persen, menjadi USD21,049 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari terangkat USD7,8 atau 0,79 persen menjadi USD995,7 per ounce.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif