Pandemi Covid-19. Foto : Medcom.id.
Pandemi Covid-19. Foto : Medcom.id.

UE Masih Belum Sepakati Dana Pemulihan Covid-19

Ekonomi uni eropa
Arif Wicaksono • 19 Juli 2020 13:14
Warsaw: Para pemimpin Uni Eropa (UE) gagal menyepakati dana stimulus besar-besaran untuk menghidupkan kembali ekonomi mereka yang dihantam pandemi virus korona.
 
Ketika 27 pemimpin negara UE bergegas kembali ke hotel-hotel mereka setelah makan malam yang tidak konklusif, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron tetap tinggal di Brussels untuk tawar-menawar dengan kubu Belanda yang dipimpin oleh negara-negara yang memutuskan berhemat.
 
"Negosiasi menjadi panas," kata Perdana Menteri Giuseppe Conte dari Italia, salah satu negara Uni Eropa yang paling terpengaruh oleh krisis coronavirus yang mencari bantuan dari blok tersebut dikutip dari Channel News Asia, Minggu, 19 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita harus melakukan semua yang mungkin untuk mencapai kesepakatan besok. Penundaan lebih lanjut tidak berguna bagi siapa pun." tambah dia.
 
Guncangan ekonomi terburuk sejak Perang Dunia Kedua membuat para pemimpin dunia berselisih atas usulan dana pemulihan 750 miliar euro (USD 856 miliar) dan anggaran 2021-27 untuk Uni Eropa lebih dari satu triliun euro.
 
Hal ini dihambat sekelompok negara utara yang kaya dan hemat secara finansial seperti Belanda, Austria, Denmark, dan Swedia, menghalangi kemajuan dalam pertemuan puncak UE.
 
Mereka lebih menyukai pinjaman daripada hibah gratis untuk negara-negara yang dililit utang yang kebanyakan terpukul di kawasan Mediterania. Mereka menginginkan kontrol yang lebih ketat atas bagaimana dana tersebut digunakan di bawah rencana barunya, porsi hibah dalam dana pemulihan akan dikurangi menjadi 450 miliar euro dari 500 miliar.
 
Ukuran persis dari anggaran jangka panjang UE dan seberapa jauh cara menggunakan pembayaran sebagai pengungkit bagi reformasi, atau apakah akan menahan uang dari negara-negara yang gagal memenuhi standar demokrasi masih belum tuntas.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif