Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Tiongkok Komitmen Buka Akses Pasar, Peluang Bisnis Diyakini Terbuka Lebih Besar

Ekonomi ekonomi china tiongkok
Angga Bratadharma • 14 Januari 2021 09:46
Beijing: Peluang bisnis diperkirakan muncul lebih banyak di industri keuangan Tiongkok usai Beijing berkomitmen membuka akses lebih luas terhadap investor asing. Namun demikian, analis berpendapat perubahan besar tersebut masih jauh.
 
Terlepas dari masih adanya pandemi covid-19 dan ketegangan geopolitik, pihak berwenang Tiongkok tetap pada rencana untuk meningkatkan partisipasi investor asing di pasar keuangan lokal. Beijing ingin lebih banyak modal asing masuk ke dan nantinya bisa meningkatkan penggunaan mata uang internasionalnya, yang dikenal sebagai yuan atau renminbi.
 
Lantaran Tiongkok akan tumbuh menjadi ekonomi terbesar di dunia, investor asing ingin mengambil bagian dari pertumbuhan tersebut. Beberapa perkembangan terbaru terjadi di pasar berjangka Tiongkok. Investor dapat memperdagangkan kontrak berjangka sebagai cara untuk bertaruh pada perubahan harga yang akan datang, atau menjaga dari kerugian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena Tiongkok memperkenalkan lebih banyak kontrak internasional (berjangka) seperti kontrak tembaga baru-baru ini (dari Shanghai International Energy Exchange), kami telah mendapatkan banyak minat dari klien kami yang sudah ada, terutama dari Eropa dan beberapa dari AS," kata Manajer Umum Greater Tiongkok CQG Rick Chang, dilansir dari CNBC International, Kamis, 14 Januari 2021.
 
"Minat pada tembaga berarti komoditas tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi tolok ukur utama pasar global dan regional," tambah Chang.
 
Pada November 2020, tembaga menjadi kontrak berjangka Tiongkok terbaru yang tersedia untuk diperdagangkan oleh investor luar negeri melalui Shanghai International Energy Exchange atau INE. Kontrak minyak mentah Tiongkok yang diluncurkan kurang dari tiga tahun lalu sekarang menjadi yang paling banyak diperdagangkan ketiga di dunia untuk komoditas tersebut.
 
Namun memang, kontrak minyak Tiongkok jauh di bawah patokan internasional minyak mentah Brent, dan minyak mentah berjangka AS, WTI. "Kami telah melihat peningkatan jumlah investor luar negeri yang berdagang di INE yang mencakup lebih dari 20 negara dan wilayah dari lima benua di seluruh dunia," kata Shanghai International Energy Exchange.
 
Sebagai tanda betapa INE ingin menarik investor asing, bursa meluncurkan kursus daring dalam bahasa Inggris tahun lalu tentang pasar berjangka Tiongkok. Adapun potensi untuk menentukan daya harga masuk ke dalam tujuan jangka panjang guna meningkatkan pengaruh global.
 
Meskipun Tiongkok adalah konsumen terbesar di dunia dari banyak komoditas utama, namun pasar keuangannya tertutup yang berarti bahwa harga produk mulai dari bijih besi hingga tembaga ditentukan oleh kontrak berjangka yang diperdagangkan di Chicago dan London.
 
Dalam langkah lain untuk membuat pasar keuangan lokal lebih mudah diakses oleh investor asing, pihak berwenang menambahkan futures dan produk lainnya pada November ke saluran investasi yang memungkinkan modal luar negeri masuk ke Tiongkok. Caranya melalui program Qualified Foreign Institutional Investor (QFII).
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif