Menteri Keuangan AS Janet Yellen. Foto: AFP.
Menteri Keuangan AS Janet Yellen. Foto: AFP.

Cegah Gagal Bayar, Menkeu AS Desak Kongres Naikkan Batas Utang

Ekonomi Amerika Serikat Utang Luar Negeri Ekonomi Amerika
Ade Hapsari Lestarini • 24 Juli 2021 16:06
Washington: Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mendesak Kongres untuk menaikkan batas utang sesegera mungkin untuk menghindari potensi gagal bayar.
 
"Seperti Anda ketahui, Undang-Undang Anggaran Bipartisan 2019 menangguhkan batas utang wajib hingga Sabtu, 31 Juli 2021. Saya menulis untuk memberi tahu Anda bahwa mulai Minggu, 1 Agustus 2021, utang Amerika Serikat akan berada di batas undang-undang tersebut," tulis Yellen dalam sebuah surat kepada para pemimpin kongres, dilansir dari Xinhua, Sabtu, 24 Juli 2021.
 
"Jika Kongres belum bertindak untuk menangguhkan atau meningkatkan batas utang pada Senin, 2 Agustus 2021, Departemen Keuangan perlu mulai mengambil tindakan luar biasa tambahan tertentu untuk mencegah Amerika Serikat dari gagal memenuhi kewajibannya," tambah Yellen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menegaskan, Departemen Keuangan AS saat ini tidak dapat memberikan perkiraan spesifik tentang berapa lama tindakan luar biasa akan berlangsung karena ketidakpastian yang cukup besar.
 
"Namun, ada skenario, saat uang tunai dan tindakan luar biasa dapat habis segera setelah Kongres kembali dari reses pada pertengahan September," katanya.
 
Dia pun memperingatkan kegagalan untuk memenuhi kewajiban tersebut akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki terhadap ekonomi AS dan mata pencaharian penduduk. semua orang Amerika.
 
"Bahkan ancaman gagal memenuhi kewajiban tersebut telah menimbulkan dampak merugikan di masa lalu, termasuk satu-satunya penurunan peringkat kredit sepanjang sejarah bangsa pada 2011," tambahnya.
 
"Dalam beberapa tahun terakhir Kongres telah membahas batas utang melalui perintah reguler, dengan dukungan bipartisan yang luas. Saya dengan hormat mendesak Kongres untuk melindungi kepercayaan penuh dan kredit Amerika Serikat dengan bertindak sesegera mungkin," kata menteri keuangan.
 
Surat Yellen datang setelah Kantor Anggaran Kongres (CBO) memperingatkan bahwa Amerika Serikat berisiko gagal bayar pada Oktober atau November 2021, kecuali Kongres menaikkan atau menangguhkan batas utang.
 
"Jika itu terjadi, pemerintah tidak akan mampu membayar kewajibannya secara penuh, dan akan menunda pembayaran untuk kegiatannya, gagal bayar atas kewajiban utangnya, atau keduanya," kata CBO.
 
Hingga Jumat, utang nasional AS telah melampaui USD28,55 triliun.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif