Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Putar Arah, Bursa Saham Inggris Naik 0,41%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 21 Januari 2021 09:14
London: Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), menghentikan kerugian tiga hari berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,41 persen atau 27,44 poin, menjadi 6.740,39.
 
Mengutip Antara, Kamis, 21 Januari 2021, indeks FTSE 100 menyusut 0,12 persen atau 7,70 poin menjadi 6.712,95 poin pada Selasa, 19 Januari, setelah tergerus 0,22 persen atau 15,06 poin menjadi 6.720,65 poin pada Senin, 18 Januari, dan merosot 0,97 persen atau 66,25 poin menjadi 6.735,71 poin pada Jumat, 15 Januari.
 
Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, melejit 8,57 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan. Diikuti saham perusahaan bahan kimia khusus dan teknologi berkelanjutan Inggris Johnson Matthey yang melambung 6,54 persen, serta rumah mode mewah Inggris Burberry Group melonjak 3,86 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, GlaxoSmithKline, sebuah perusahaan farmasi Inggris, berkinerja terburuk di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merugi 2,17 persen. Disusul oleh saham perusahaan keamanan siber terkemuka Inggris Avast yang merosot 1,67 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Inggris Standard Chartered jatuh 1,55 persen.
 
Di sisi lain, bursa Wall Street ditutup pada rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah Joe Biden resmi dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS). Biden berencana meluncurkan stimulus besar-besaran guna memulihkan perekonomian dan imbasnya terhadap gerak pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 257,86 poin atau 0,83 persen menjadi 31.188,38. Kemudian S&P 500 meningkat 52,94 poin atau 1,39 persen menjadi 3.851,85. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 260,07 poin atau 1,97 persen menjadi 13.457,25. Ketiga indeks utama mencatat rekor penutupan masing-masing.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area hijau dengan sektor layanan komunikasi menguat 3,62 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor keuangan tergelincir sebanyak 0,47 persen, satu-satunya kelompok yang menurun.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif