NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: AFP/MOHD RASFAN
Ilustrasi. FOTO: AFP/MOHD RASFAN

Dolar AS Melemah

Ekonomi dolar as
Antara • 21 Maret 2020 11:03
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), ketika enam bank sentral utama mengumumkan tindakan terkoordinasi untuk meningkatkan likuiditas dalam mata uang tersebut, tetapi melambung dari posisi terendah dalam perdagangan sore karena saham melemah.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 21 Maret 2020, greenback telah melakukan reli yang garang minggu ini karena investor bergegas untuk mendapatkan mata uang tersebut, melonjak 4,32 persen, kenaikan mingguan terbesar sejak krisis keuangan 2008.
 
Mata uang dari dolar Australia hingga pound Inggris jatuh ke posisi terendah multi-tahun setelah penurunan suku bunga oleh bank-bank sentral dan suntikan dana miliaran dolar gagal menenangkan pasar yang panik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Jumat waktu setempat enam bank sentral utama mengumumkan tindakan terkoordinasi untuk meningkatkan likuiditas dalam greenback dengan meningkatkan frekuensi operasi pertukaran mata uang mereka terjadi setiap hari.
 
"Peningkatan operasi likuiditas dolar AS yang terkoordinasi pada 15 Maret sudah merupakan langkah signifikan yang membangun pengalaman Krisis Keuangan Hebat, tetapi pergeseran hari ini ke operasi sehari-hari belum pernah terjadi sebelumnya," kata Ahli Strategi Pictet Wealth Management Frederic Ducrozet.
 
Dolar AS naik menjadi 1,03, tertinggi sejak Januari 2017, terhadap sekeranjang mata uang selama seminggu ketika investor telah melikuidasi semuanya, dari saham, obligasi hingga emas dan komoditas. Indeks dolar terakhir 102,65, turun 0,32 persen pada Jumat waktu setempat.
 
"Bagi banyak negara dengan pinjaman dalam dolar, depresiasi besar-besaran dalam mata uang domestik mereka, dan kekuatan dalam dolar, telah semakin mengancam pada saat sebagian besar pasar negara berkembang dan ekonomi maju menuju atau sudah dalam resesi," kata Analis Action Economics dalam sebuah laporan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif