Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

AS dan Tiongkok Kuasai Ekonomi Digital Global

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok Ekonomi Digital
Angga Bratadharma • 22 Agustus 2020 13:01

Lebih lanjut, ia mengatakan, berkat partisipasi media sosial yang tinggi, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia berkembang pesat selama satu dekade terakhir. Dengan kehadiran enam unicorn di Indonesia, yaitu Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, OVO, dan JD.ID, tak heran apabila ekonomi digital Indonesia saat ini menjadi yang terbesar.
 
Tidak hanya yang terbesar, Indonesia juga paling cepat berkembang di kawasan Asia Tenggara, meski belum memiliki peraturan tentang perlindungan data pribadi. Berbekal potensi tersebut, tambahnya, jika Indonesia menerapkan aturan akses data universal, atau pembebasan data publik dengan biaya tertentu, maka perusahaan lokal dapat mengejar ketertinggalan.
 
"Membantu mengurangi kesenjangan, dan mengatasi tantangan lokal yang kurang relevan bagi pemain global," ungkap Sachin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati terlihat sederhana, Sachin menambahkan, raksasa digital memiliki kekuatan keuangan untuk melobi regulator agar mengeluarkan peraturan yang menguntungkan mereka. Oleh karena itu, untuk menstimulasi langkah tepat, banyak negara berkembang tak terkecuali Indonesia membutuhkan dukungan dari Eropa, Jepang, badan regional serta organisasi multilateral.
 
"Jika tidak, kekuatan melobi platform digital besar tampaknya sulit dikalahkan," pungkasnya.
 
(ABD)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif