Ilustrasi. FOTO: Ting Shen/Xinhua
Ilustrasi. FOTO: Ting Shen/Xinhua

IMF Yakin Tiongkok Punya Kemampuan Atasi Persoalan Evergrande

Ekonomi IMF Evergrande
Angga Bratadharma • 14 Oktober 2021 09:41
New York: Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Tiongkok memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah yang terkait dengan utang China Evergrande Group. Meski risiko tekanan terhadap para pengembang properti meningkat dan menyebabkan tekanan keuangan yang lebih luas.
 
Evergrande, dengan kewajiban lebih dari USD300 miliar, telah mengkhawatirkan investor secara global setelah melewatkan pembayaran obligasi putaran ketiga dalam tiga minggu, mengintensifkan kekhawatiran pasar atas penularan yang melibatkan pengembang properti lainnya karena kewajiban pembayaran utang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.
 
Perusahaan properti Tiongkok yang dibebani utang mengalami kebakaran hebat di pasar obligasi. "Saya pikir pihak berwenang memiliki sarana untuk mengatasi situasi ini," kata Direktur Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF Tobias Adrian, dilansir dari The Business Times, Kamis, 14 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka memiliki kapasitas fiskal dan perangkat hukum dan kelembagaan untuk mengatasi masalah ini. Jadi satu hal yang salah adalah bahwa komunikasi tidak begitu jelas dan langkah-langkah yang diperlukan tidak diambil," kata Adrian seraya menambahkan bahwa saat ini penularan sudah terkendali.
 
Laporan IMF mengatakan penularan sejauh ini terbatas pada pengembang properti lain yang lemah secara finansial dan perusahaan berperingkat lebih rendah. Jika situasinya meningkat, ada risiko tekanan keuangan yang lebih luas dapat muncul, dengan implikasi bagi ekonomi dan sektor keuangan Tiongkok serta pasar modal global secara ekstrem.
 
Beijing telah mendorong perusahaan milik pemerintah dan pengembang properti yang didukung negara untuk membeli beberapa aset Evergrande, kata orang-orang yang mengetahui masalah tersebut sebelumnya.
 
"Selama pihak berwenang memiliki rencana yang jelas, saya berharap situasinya bisa diselesaikan," kata Adrian.
 
Dalam Laporan Stabilitas Keuangan Global IMF, organisasi tersebut secara lebih luas mendesak para pembuat kebijakan untuk bertindak tegas dan menargetkan dukungan ekonomi berkelanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan negara mereka.
 
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif