Ilustrasi emas dunia. Foto: AFP.
Ilustrasi emas dunia. Foto: AFP.

Harga Emas Meredup Imbas Laporan Data Pekerjaan AS yang Positif

Husen Miftahudin • 06 Agustus 2022 08:37
Chicago: Harga emas dunia merosot pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), berbalik melemah dari kenaikan tajam sehari sebelumnya. Emas kembali berada di bawah level psikologis USD1.800, setelah laporan pekerjaan AS tampak lebih baik dari yang diperkirakan.
 
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD15,7 atau 0,87 persen menjadi USD1.791,20 per ounce. Untuk minggu ini harga emas Comex cenderung datar.
 
Emas berjangka melonjak USD30,5 atau 1,72 persen menjadi USD1.806,90 pada Kamis, 4 Agustus 2022, setelah tergelincir USD13,30 atau 0,74 persen menjadi USD1.776,40 pada Rabu, 3 Agustus 2022, dan terdongkrak USD2,0 atau 0,11 persen menjadi USD1.789,70 pada Selasa, 3 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat, 5 Agustus 2022, para pengusaha AS menambahkan 528 ribu pekerjaan baru pada Juli, jauh lebih baik dari perkiraan para ekonom untuk penambahan 258 ribu; dan tingkat pengangguran adalah 3,5 persen, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 3,6 persen.
 
Data ekonomi yang optimistis mendorong indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi, yang meredam daya tarik emas.
 
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, mencapai tertinggi satu minggu di 106,81. Sementara itu, imbal hasil obligasi AS 10-tahun yang menjadi acuan mencapai tertinggi dua minggu di 2,87 persen.
 
Baca juga: Emas Dunia Curi Panggung Kemenangan dari Dolar AS

 
Analis pasar berpendapat laporan pekerjaan Juli yang kuat dapat memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan terus secara agresif memperketat kebijakan moneter dalam upaya untuk menurunkan inflasi tertinggi dalam lebih dari empat dekade.
 
"Beberapa minggu ke depan akan benar-benar menguji apakah emas adalah tempat yang aman lagi," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring Oanda.
 
"Pedagang emas sekarang memiliki dua pertanyaan besar: Seberapa tinggi Fed akan mengambil suku bunga? Bisakah emas reli bersama penguatan dolar?."
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 28 sen atau 1,39 persen, menjadi USD19,842 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 20 sen atau 0,02 persen, menjadi USD924,70 per ounce.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif