Ilustrasi. FOTO: Xinhua
Ilustrasi. FOTO: Xinhua

Minyak Dunia Bergairah Usai Stok AS Jatuh

Ekonomi minyak mentah
Angga Bratadharma • 21 Mei 2020 10:02
New York: Harga minyak dunia melonjak pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah data menunjukkan penurunan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, pandemi covid-19 masih menjadi sentimen negatif yang membebani permintaan minyak dunia.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 21 Mei 2020, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli naik USD1,53 menjadi USD33,49 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik USD1,10 menjadi USD35,75 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
Persediaan minyak mentah AS turun 5,0 juta barel selama pekan yang berakhir 15 Mei, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan. Menurut perkiraan dari S&P Global Platts, analis telah memperkirakan kenaikan 2,4 juta barel.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan EIA juga menunjukkan stok minyak mentah di Cushing, pusat penyimpanan dan pengiriman utama untuk minyak mentah AS, turun sekitar 5,5 juta barel selama sepekan, meredakan kekhawatiran terkait kapasitas penyimpanan.
 
Akhir-akhir ini optimisme terlihat di pasar energi karena para pedagang mengamati tanda-tanda penurunan produksi sambil mempertimbangkan kemungkinan pemulihan permintaan karena lebih banyak ekonomi mulai melonggarkan pembatasan penguncian yang terkait virus korona. Namun, para ahli memperingatkan risiko penurunan bisa tetap terjadi di masa mendatang.
 
"Harga komoditas stabil ke kuartal kedua dan telah bergerak lebih tinggi akhir-akhir ini. Tetapi harga cenderung tetap fluktuatif karena pasar bergulat dengan aktivitas ekonomi yang lemah dan kelebihan pasokan dalam jangka pendek," kata Analis UBS dalam sebuah catatan penelitian.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), didukung oleh kenaikan kuat di sektor energi. Meski demikian, investor masih dibayangi oleh pandemi covid-19 yang terus memberikan tekanan dan sedang dicarikan vaksinya oleh para peneliti.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 369,04 poin atau 1,52 persen menjadi 24.575,90. Sedangkan S&P 500 naik 48,67 poin atau 1,67 persen menjadi 2.971,61. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 190,67 poin atau 2,08 persen menjadi 9.375,78.
 
Saham raksasa energi AS, Chevron dan Exxon Mobil masing-masing naik 3,77 persen dan 3,25 persen, berkontribusi ke pasar saham. Sektor energi S&P 500 ditutup naik 3,82 persen, kelompok dengan kinerja terbaik. Adapun Wall Street mencerna risalah rapat terbaru dari bank sentral AS.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif