Ilustrasi. FOTO: N’Djamena, Chad/AFP
Ilustrasi. FOTO: N’Djamena, Chad/AFP

Balik Arah, Emas Dunia Pamer Kemilau

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 05 Juni 2020 07:35
Chicago: Emas rebound lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena dolar melemah dan Wall Street menghentikan reli setelah data perdagangan AS yang suram membayangi angka pasar tenaga kerja yang sedikit positif dan optimisme tentang kebangkitan ekonomi.
 
Mengutip Antara, Jumat, 5 Juni 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Mercantile Exchange, terangkat sebanyak USD22,6 atau 1,33 persen menjadi USD1.727,40 per ons.
 
Emas berjangka anjlok USD29,2 atau 1,68 persen menjadi USD1.704,80 per ons pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah jatuh sebanyak USD16,3 atau 0,93 persen menjadi USD1.734,00 pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasar ekuitas masih diperdagangkan di zona merah dan untuk pelaku pasar emas, itu diartikan sebagai periode singkat risk-off (penghindaran risiko) dan mendorong peningkatan permintaan investasi," kata Ahli Strategi Komoditas TD Securities Daniel Ghali.
 
Setelah reli yang kuat pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), indeks-indeks saham AS naik tipis meskipun data menunjukkan klaim pengangguran mingguan AS turun di bawah dua juta untuk pertama kalinya sejak pertengahan Maret.
 
Menyulut kembali kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi, defisit perdagangan AS melonjak pada April karena pandemi covid-19 menghentikan aliran barang dan jasa global, mendorong ekspor ke level terendah 10-tahun. Dolar juga bertahan di dekat level terendah dalam sekitar tiga bulan, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
 
"Sementara emas telah menunjukkan dapat reli di lingkungan berisiko juga, koreksi pasar ekuitas juga dapat membebani emas dalam waktu dekat jika kebutuhan likuiditas terjadi lagi," kata Analis Standard Chartered Suki Cooper dalam sebuah catatan. Ia memperkirakan harga emas akan mencapai rata-rata USD1.700 pada kuartal ketiga.
 
Sebelumnya pada hari itu, bank sentral Eropa (ECB) meningkatkan program pembelian obligasi untuk mendukung ekonomi zona euro, yang secara singkat meningkatkan ekuitas. ECB meningkatkan program pembelian obligasi sebesar 600 miliar euro (USD681 miliar) menjadi 1,35 miliar euro pada Kamis.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik sebanyak 10,3 sen atau 0,57 persen menjadi USD18,061 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli naik sebanyak USD4,5 atau 0,52 persen menjadi USD865 per ons.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif