Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith
Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith

Rilis Data Ekonomi Buat Wall Street Merekah

Ekonomi Wall Street
Angga Bratadharma • 01 Oktober 2020 07:50
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena Wall Street mencerna banyak data ekonomi yang baru dirilis. Penguatan dapat terjadi meski kasus infeksi covid-19 masih melonjak dari waktu ke waktu.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 1 Oktober 2020, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 329,04 poin atau 1,20 persen menjadi 27.781,70. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 27,53 poin atau 0,83 persen menjadi 3.363,00. Indeks Komposit Nasdaq naik 82,26 poin atau 0,74 persen menjadi 11.167,51.
 
Sebanyak sembilan dari 11 saham utama di S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan layanan kesehatan dan keuangan masing-masing naik 1,68 persen dan 1,24 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan industri dan energi masih berjuang untuk berada di jalur hijau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan sembilan dari 10 saham teratas menurut bobot di indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Ekonomi AS berkontraksi pada tingkat tahunan sebesar 31,4 persen pada kuartal kedua di tengah meningkatnya kasus covid-19 atau 0,3 poin lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya pada akhir Agustus, Departemen Perdagangan AS mengatakan.
 
Revisi yang naik itu dengan estimasi terbaru terutama mencerminkan adanya revisi kenaikan untuk pengeluaran konsumsi pribadi yang sebagian diimbangi oleh revisi turun untuk ekspor dan investasi tetap non-residensial, menurut Biro Analisis Ekonomi.
 
Sementara itu, perusahaan data penggajian AS, Automated Data Processing Inc melaporkan bahwa pekerjaan sektor swasta meningkat 749 ribu pada September, pertumbuhan terkuat dalam tiga bulan. Diharapkan angka ini bisa terus membaik dan nantinya berkontribusi positif terhadap perekonomian AS.
 
"Pada September, mayoritas sektor dan ukuran perusahaan mengalami keuntungan dengan perdagangan, transportasi dan utilitas, serta manufaktur menjadi pemimpin. Namun, bisnis kecil terus menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat," kata Wakil Presiden dan Wakil Kepala ADP Research Institute Ahu Yildirmaz.
 
Meskipun mengalami penguatan kembali baru-baru ini, namun rata-rata saham utama di bursa Wall Street menderita kerugian selama sebulan. Untuk bulan tersebut, Dow turun 2,3 persen, S&P 500 merosot 3,9 persen, dan Nasdaq Composite merosot 5,2 persen, menandai penurunan bulanan pertama untuk setiap patokan sejak Maret.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif