Arab Saudi. Foto : AFP.
Arab Saudi. Foto : AFP.

Lewat E-Faktur, Arab Saudi Berusaha Atasi Shadow Banking

Ekonomi Perbankan arab saudi UMKM
Arif Wicaksono • 11 September 2021 10:25
Jeddah: Zakat, Tax and Customs Authority (ZATCA) menjelaskan fase pertama proyek e-faktur Arab Saudi, Fatoorah, akan efektif dalam waktu kurang dari tiga bulan.
 
Proyek ini dipandang memiliki manfaat besar bagi ekonomi Saudi, termasuk mengatasi penyembunyian komersial dan shadow banking, yang merugikan Kerajaan hingga 400 miliar real Saudi Arabia (USD107 miliar) per tahun. Shadow banking dikenal sebagai kegiatan keuangan yang dilakukan lembaga non-bank di luar aturan regulator.
 
Di bawah peraturan baru, pembeli dan penjual akan memiliki sistem digital yang memungkinkan kelancaran pertukaran dan pemrosesan faktur, nota kredit, dan nota debit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diharapkan proyek ini akan memiliki dampak nyata pada ekonomi nasional dengan membatasi ekonomi bayangan dan mengatasi penyembunyian komersial," kata analis keuangan Saudi Talat Zaki Hafiz, dikutip dari Arabnews, Sabtu, 11 September 2021.
 
Manajer proyek Abdullah Al-Funtukh mengatakan skema e-faktur akan dilaksanakan dalam dua tahap, dengan yang pertama akan terjadi pada 4 Desember tahun ini.
 
"Tahap pertama mencakup pembuatan dan penyimpanan faktur dan catatan pajak melalui sistem elektronik yang sesuai yang berisi bidang data pajak yang diperlukan," katanya.
 
Al-Funtukh menjelaskan fase berikutnya akan fokus pada integrasi wajib pajak ke dalam sistem, yang memungkinkan mereka untuk mengakses layanan e-faktur yang relevan.
 
"ZATCA bertujuan untuk memberikan gambaran non-teknis kepada wajib pajak tentang e-faktur (Fatoorah) dan persyaratan untuk memfasilitasi kesiapan mereka untuk fase satu," tambahnya.
 
Proyek ini sejalan dengan pengumuman pemerintah sebelumnya untuk lebih mengatur transaksi komersial di Kerajaan, memperkenalkan hukuman yang ketat bagi pelanggar. Namun Hafiz mengatakan skema tersebut juga memiliki manfaat lain bagi pelaku usaha.
 
"E-faktur juga memperpendek siklus pembayaran, meningkatkan rekonsiliasi akun, meningkatkan kepatuhan, dan memangkas jumlah ruang penyimpanan fisik yang dibutuhkan," katanya.
 
Hal ini juga akan mendukung persaingan yang sehat di sektor usaha kecil menengah (UKM).

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif