Australia. Foto : AFP.
Australia. Foto : AFP.

Separuh Pekerja Australia Hadapi Tekanan Keuangan di 2020

Ekonomi australia pandemi covid-19
Arif Wicaksono • 12 November 2020 21:40
Sydney: Perusahaan jasa keuangan AMP melaporkan sebanyak 50 persen pekerja Australia mengalami tekanan keuangan pada 2020.
 
"Warga Australia terus menderita dampak stres finansial yang melemah, yang berdampak besar pada kesehatan mental dan fisik, terutama bagi wanita yang lebih muda dan orangtua tunggal," kata Direktur AMP Ilaine Anderson, dikutip dari Xinhua, Kamis, 12 November 2020.
 
"Hal ini berdampak pada pekerjaan dengan karyawan yang stres karena khawatir dan terganggu, dan tidak bekerja pada tingkat yang mereka mampu," tambah Anderson.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


AMP memperkirakan efek gabungan dari gangguan karyawan dan ketidakhadiran mereka dapat merugikan ekonomi negara Kangguru itu sebesar 30,9 miliar dolar Australia atau USD22,48 miliar setiap tahun.
 
Wanita mengalami kondisi terparah
 
Menurut penelitian kesehatan keuangan AMP 2020, perempuan terkena dampak yang lebih parah. Hampir satu dari lima karyawan perempuan mengalami tekanan keuangan yang parah atau sedang. Sementara hampir dua kali lipat dari angka yang dilaporkan untuk pekerja laki-laki.
 
Sedangkan dalam satu tahun yang didominasi oleh pandemi covid-19, laporan tersebut menemukan 42 persen karyawan percaya bahwa situasi keuangan mereka telah terkena dampak negatif melalui gangguan bisnis dan pekerjaan, dengan pekerja perhotelan dan ritel mengalami tingkat stres tertinggi.
 
Hanya satu dari 10 warga Australia, yang pekerjaan atau bisnisnya tidak terpengaruh atau diuntungkan melalui covid-19 melaporkan dampak positif pada tingkat tekanan finansial mereka.
 
"Meskipun covid-19 secara signifikan menciptakan lebih banyak kecemasan bagi mereka yang terkena dampak langsung dan mengaburkan kehidupan kerja dan rumah, penelitian yang dilakukan sejak 2014, menunjukkan bahwa tekanan finansial tetap menjadi masalah sistemik dalam masyarakat Australia," kata Anderson.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif