Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: SAUL LOEB/AFP
Ketua The Fed Jerome Powell. FOTO: SAUL LOEB/AFP

Ketua Fed: Pemulihan Ekonomi AS Tidak Merata

Ekonomi Virus Korona Ekonomi Amerika The Fed covid-19
Angga Bratadharma • 24 Februari 2021 07:48
Washington: Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kepada anggota Parlemen bahwa pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) masih tidak merata, jauh dari kata selesai, dan jalan ke depan sangat tidak pasti. Pandemi covid-19 harus terus diperangi dan upaya pemulihan ekonomi perlu terus didorong.
 
"Kebangkitan kasus covid-19, rawat inap, dan kematian dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan kesulitan besar bagi jutaan orang Amerika dan membebani aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," kata Powell, pada dengar pendapat secara virtual di hadapan Komite Perbankan Senat, dilansir dari Xinhua, Rabu 24 Februari 2021.
 
Memperhatikan bahwa pelemahan terkonsentrasi di sektor-sektor ekonomi yang paling terpengaruh oleh kebangkitan virus, Powell mengatakan, vaksinasi covid-19 yang sedang berlangsung menawarkan harapan untuk kembali ke kondisi yang lebih normal di akhir tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, lanjutnya, ekonomi tetap jauh dari pekerjaan bank sentral AS dan tujuan inflasi serta dan kemungkinan akan membutuhkan waktu untuk mencapai kemajuan substansial lebih lanjut. "Kami akan terus mengkomunikasikan dengan jelas penilaian kami tentang kemajuan menuju tujuan kami jauh sebelum adanya perubahan dalam kecepatan pembelian," tuturnya.
 
Bank sentral AS bulan lalu memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakannya mendekati nol dan melanjutkan program pembelian asetnya setidaknya pada kecepatan saat ini sebesar USD120 miliar per bulan. Langkah itu diambil sampai melihat kemajuan substansial lebih lanjut dalam data pekerjaan dan inflasi.
 
Sementara Kongres AS bergerak maju dengan paket bantuan covid-19 senilai USD1,9 triliun dari Presiden Joe Biden. Sedangkan Powell tidak melihat tekanan inflasi yang terus-menerus dalam beberapa bulan mendatang.
 
"Kami telah hidup di dunia yang selama seperempat abad di mana semua tekanan disinflasi mendorong ke bawah pada inflasi, kami rata-rata mengalami inflasi kurang dari dua persen selama lebih dari 25 tahun terakhir," kata Powell.
 
"Dinamika inflasi memang berubah dari waktu ke waktu tetapi (angka inflasi) tidak berubah sedikit pun. Jadi kami tidak berpikir bagaimana lonjakan dukungan fiskal atau pengeluaran yang tidak berlangsung selama bertahun-tahun akan benar-benar mengubah dinamika inflasi tersebut," tambahnya.
 
Powell menambahkan AS dapat melewati pandemi covid-19 jauh lebih cepat daripada yang dikhawatirkan orang, tetapi data pekerjaan belum selesai mencapai angka maksimal. "Itu hal yang terus saya ingat, kami harus menyelesaikan pekerjaan dengan pandemi, membuat semua orang terkendali sehingga ekonomi AS benar-benar dapat dibuka kembali," pungkasnya.
 
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif