Ilustrasi. FOTO: Express
Ilustrasi. FOTO: Express

Bursa Saham Inggris Turun 0,08%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 31 Oktober 2020 11:01
London: Saham-saham Inggris berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), memperpanjang penurunan untuk hari kelima berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menyusut 0,08 persen atau 4,48 poin menjadi 5.577,27.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 31 Oktober 2020, indeks FTSE 100 tergerus 0,02 persen atau 1,05 poin menjadi 5.581,75 pada Kamis, 29 Oktober. Sebelumnya merosot 2,55 persen atau 146,19 poin menjadi 5.582,80 pada Rabu, 28 Oktober. Serta terpangkas dua hari sebelumnya masing-masing 1,09 persen dan 1,17 persen.
 
Ocado Group, operator supermarket daring terbesar Inggris, mencatat kinerja terburuk di antara saham-saham unggulan dengan nilai sahamnya berkurang 3,15 persen. Disusul saham perusahaan keamanan siber terkemuka Avast yang jatuh 3,03 persen, serta perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring Just Eat Takeaway, turun 2,64 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, NatWest Group, kelompok perusahaan jasa keuangan dan perbankan Inggris, melonjak 6,02 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan.
 
Diikuti oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group yang terangkat 5,88 persen, serta kelompok perusahaan pemrosesan dan ritel makanan multinasional Inggris Associated British Foods naik 3,54 persen.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena penurunan tajam di sektor teknologi membebani pasar. Investor juga masih khawatir dengan lonjakan tajam kasus covid-19 karena berimplikasi terhadap perekonomian.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 157,51 poin atau 0,59 persen menjadi 26.501,60. Kemudian S&P 500 turun sebanyak 40,15 poin atau 1,21 persen menjadi 3.269,96. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq merosot 274,00 poin atau 2,45 persen menjadi 10.911,59.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 bergerak lebih rendah, dengan sektor konsumen dan teknologi turun masing-masing tiga persen dan 2,44 persen, memimpin pelemahan. Saham Apple turun 5,6 persen setelah perusahaan melaporkan penurunan penjualan iPhone di kuartal III-2020 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
 
Saham Amazon turun 5,45 persen meskipun perusahaan memperoleh hasil kuartal ketiga yang kuat. Saham raksasa teknologi lain seperti Facebook dan Netflix juga kesulitan untuk menguat. Alhasil kondisi ini membebani bursa saham AS yang harus berakhir di zona merah.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif