NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: PAUL FAITH/AFP
Ilustrasi. FOTO: PAUL FAITH/AFP

Aksi Ambil Untung Buat Harga Emas Dunia Ambruk

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 17 Maret 2020 07:40
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh lagi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena aksi ambil untung dan perdagangan teknikal di tengah penurunan pasar saham dan minyak.
 
Mengutip Antara, Selasa, 17 Maret 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April merosot USD30,2 atau 1,99 persen menjadi ditutup pada USD1.486,5 per ons. Emas berjangka anjlok USD73,6 atau 4,63 persen menjadi USD1.516,7 per ons pada akhir pekan lalu.
 
Harga emas berada di bawah tekanan ketika Federal Reserve AS memangkas suku bunga acuan mendekati nol selama akhir pekan di tengah wabah virus korona, yang seharusnya positif bagi emas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun ada intervensi Fed, ekuitas AS juga turun pada perdagangan Senin waktu setempat, dengan Dow Jones Industrial Average anjlok 2.207,28 poin atau 9,52 persen menjadi 20.978,34 poin pada pukul 18.05 GMT, menawarkan dukungan tertentu untuk emas.
 
Tetapi para analis mencatat bahwa aksi ambil untung dalam emas begitu luas karena pelemahan dalam ekuitas AS. Para investor melepas kepemilikan emas untuk menutup margin calls di pasar lain yang terpukul dampak dari wabah virus korona.
 
Dolar AS juga melemah pada Senin waktu setempat, dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utam lainnya turun 0,68 poin atau 0,69 persen, menjadi 98,07 pada pukul 17.55 GMT.
 
Indeks kondisi bisnis negara bagian New York dari Fed New York turun 34,4 poin lebih buruk dari perkiraan menjadi negatif 21,5 pada Maret. Para analis mencatat ini adalah angka terendah sejak 2009. Investor akan mencari petunjuk tentang gambaran ekonomi secara umum minggu ini ketika banyak indikator ekonomi akan dirilis.
 
Sedangkan perak untuk pengiriman Mei turun USD1,684 atau 11,61 persen menjadi ditutup pada USD12,816 per ons. Platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD86,2 atau 11,59 persen menjadi menetap pada USD657,7 per ons.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif