Tiktok. Foto ; AFP.
Tiktok. Foto ; AFP.

Trump Bisa Batalkan Kesepakatan Pembelian Saham TikTok

Ekonomi amerika serikat donald trump tiktok
Arif Wicaksono • 22 September 2020 18:03
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan meningkatkan pengawasan AS atas aplikasi media sosial (medsos) populer milik Tiongkok, TikTok. Namun Trump bisa membatalkannya jika kesepakatan tidak memuaskan.
 
Donald Trump mengatakan telah memberikan persetujuan awal terhadap rencana perusahaan AS, Oracle dan Walmart, untuk membeli saham TikTok, yang saat ini dimiliki oleh ByteDance. Tetapi Trump juga menekankan bahwa dia dapat membatalkan kesepakatan jika itu tidak memenuhi tuntutannya.
 
"Jika kami bisa menyimpannya, kami akan menyimpannya, dan jika tidak bisa kami akan memotongnya. Kita harus memiliki keamanan total. Itu satu-satunya yang sangat penting," kata Trump sebelum melakukan perjalanan ke Ohio dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 22 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trump sebelumnya telah menjelaskan bahwa dia ingin perusahaan AS membeli TikTok, tetapi banyak pertanyaan muncul tentang apakah ByteDance akan mempertahankan saham mayoritas di perusahaan baru tersebut.
 
ByteDance mengatakan akan memiliki 80 persen saham di TikTok Global, perusahaan AS yang baru dibuat yang akan memiliki sebagian besar operasi aplikasi di seluruh dunia. ByteDance menambahkan TikTok Global akan menjadi anak perusahaannya.
 
Oracle dan Walmart Inc, yang telah sepakat untuk mengambil saham di TikTok Global masing-masing sebesar 12,5 persen dan 7,5 persen. TikTok saat ini sepenuhnya dimiliki oleh ByteDance, yang 40 persennya dimiliki oleh investor AS. Departemen Perdagangan AS menunda larangan mengunduh aplikasi TikTok untuk memberi waktu kepada perusahaan untuk menyelesaikan kesepakatan.
 
Sebelumnya Trump mengatakan bahwa Oracle dan Walmart akan memiliki kendali penuh atas TikTok. "Jika kami menemukan bahwa mereka tidak memiliki kendali penuh, maka kami tidak akan menyetujui kesepakatan itu," kata Trump.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif