Ilustrasi logo The Fed - - Foto: dok AFP
Ilustrasi logo The Fed - - Foto: dok AFP

The Fed Masih Cari Cara Perangi Inflasi

Fetry Wuryasti • 20 Mei 2022 13:13
Jakarta: Bank Sentral AS, The Fed berencana meningkatkan target inflasi AS di atas dua persen. Pasalnya, inflasi saat ini berjalan di kisaran 8,3 persen.
 
Namun, gagasan itu langsung ditolak oleh Menteri Keuangan AS, Janet Yellen. Ia menilai memang ada potensi deglobalisasi untuk mendorong tingkat tren kenaikan harga, tapi negara harus bisa memenuhi target inflasi yang sudah ditetapkan.
 
"Kami melihat menaikkan target inflasi sebagai salah satu cara yang paling mudah, cepat, dan tidak memusingkan. Namun hal tersebut pun tidak mengubah kebijakan yang ada," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Jumat, 20 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yellen mengakui saat ini The Fed tengah menghadapi tantangan yang berat dalam mengendalikan inflasi tanpa harus memicu resesi. Sebab, untuk mewujudkan hal tersebut, The Fed butuh keterampilan dan keberuntungan.
 
Meski pasar saham ikut menghadapi tekanan yang berat akibat kemungkinan The Fed menaikkan tingkat suku bunga, bank sentral AS ini tidak akan ragu mengerek bunga acuan.

 
Adapun yang diwaspadai oleh The Fed bukanlah penurunan saham, tapi situasi dan kondisi pasar kredit yang dikhawatirkan dapat menciptakan masalah di masa depan.
 
"Saat ini kami melihat The Fed telah menjalankan tugasnya dengan baik, selama perekonomian ikut mendukung kenaikkan tingkat suku bunga The Fed. Karena Powell sempat mengatakan perekonomian lebih dari kuat untuk dapat menopang volatilitas pasar," kata Nico.
 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif