Foto: AFP.
Foto: AFP.

Meski Ekonomi Sudah Pulih, Tiongkok Tetap Waspada

Ekonomi ekonomi china Tiongkok
Ade Hapsari Lestarini • 16 April 2021 21:20
Beijing: Biro Statistik Nasional (NBS) Tiongkok memperingatkan ketidakpastian dan ketidakstabilan yang tinggi karena covid-19 terus menyebar secara global. Selain itu fondasi untuk pemulihan ekonomi domestik Tiongkok juga belum kokoh.
 
"Masalah struktural lama tetap menonjol dengan situasi dan masalah baru yang timbul dari pembangunan," kata NBS dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Xinhua, Jumat, 16 April 2021.
 
Mitra Pelaksana EY China Utara, Hoffman Cheong mengatakan kepada Xinhua, momentum pertumbuhan ekonomi Tiongkok telah meyakinkan. Namun demikian masih ada ketidakpastian yang membayangi seperti penyebaran covid-19, permintaan eksternal yang tidak stabil, dan hubungan geostrategis yang cepat berubah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gradualisme adalah penekanan utama dari kebijakan moneter Tiongkok pada 2021," paparnya.
 
Tahun ini, Tiongkok bertujuan untuk memperluas ekonominya lebih dari enam persen, menciptakan lebih dari 11 juta pekerjaan baru di perkotaan, dan memperluas permintaan domestik dan investasi yang efektif, serta diharapkan dapat mengembalikan ekonomi ke semangat prapandemi.
 
Hal ini akan mengejar pembangunan berkualitas tinggi, memajukan reformasi struktural sisi pasokan, memperluas pencapaian tanggapan covid-19, dan pembangunan ekonomi dan sosial, di antara tugas-tugas utama lainnya.
 
Kepala analis di China Minsheng Bank, Wen Bin, mengatakan kebijakan makro Tiongkok tahun ini harus menyeimbangkan banyak tugas termasuk menstabilkan pertumbuhan, mengendalikan risiko, serta menahan leverage dan menjaga inflasi.
 
Sambil memperkuat fondasi pemulihan untuk menjaga ekonomi dalam kisaran yang tepat, Wen menyerukan perhatian pada inflasi impor yang disebabkan oleh kenaikan harga komoditas global, menekankan upaya untuk menjaga kestabilan yuan untuk mempersiapkan kemungkinan risiko di dalam dan luar negeri.
 
Prospek Ekonomi Dunia yang dirilis pada awal April memaparkan Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan bahwa ekonomi Tiongkok akan tumbuh 8,4 persen pada 2021, 0,3 persen di atas perkiraan Januari.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif