Bank Dunia. Foto ; AFP.
Bank Dunia. Foto ; AFP.

Utang Luar Negeri Negara Miskin Capai USD744 Miliar

Ekonomi Bank Dunia KTT G20 pandemi covid-19
Arif Wicaksono • 13 Oktober 2020 10:33
Washington: Total utang luar negeri negara-negara termiskin di dunia naik 9,5 persen ke rekor tertingginya di posisi USD744 miliar pada 2019. Demikian terungkap dalam laporan Statistik Utang Internasional (IDS) terbaru GrupBank Dunia.
 
"Sebelumpandemi covid-19,naiknya tingkat utang publik sudah memprihatinkan, terutama di banyak negara termiskin di dunia," kata pemberi pinjaman multilateral dalam sebuah pernyataan selama pertemuan tahunan Kelompok Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), dikutip dariXinhua, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Bank Dunia mencatat negara G20 mendukung Debt Service Suspension Initiative (DSSI) atau penundaan utang pada April tahun ini untuk membantu 73 negara termiskin mengelola dampak pandemi hingga memungkinkan mereka untuk menangguhkan pembayaran utang bilateral resmi hingga akhir 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Grup Bank Dunia David Malpass sebelumnya mendesak negara-negara G20 untuk memperpanjang kerangka waktu DSSI hingga akhir 2021 dan berkomitmen untuk memberikan inisiatif seluas mungkin.
 
Laporan IDS terbaru menunjukkan bahwa total utang luar negeri negara-negara yang memenuhi syarat untuk program keringanan utang G20 naik ke rekor tahun lalu. Hal ini menyoroti kebutuhan mendesak bagi kreditur dan peminjam untuk berkolaborasi guna mencegah meningkatnya risiko krisis utang negara yang dipicu oleh pandemi covid-19.
 
Laju akumulasi utang untuk negara-negara ini hampir dua kali lipat dari tingkat negara berpenghasilan rendah dan menengah lainnya pada 2019.
 
"Sangat penting bagi para pemimpin negara termiskin untuk berbicara dan berbicara tentang perlunya beban utang yang lebih ringan dari negara-negara kreditur," kata Malpass dalam akun Twitter pada Senin.
 
"Dialog itu belum sekuat yang saya kira perlu untuk melanjutkan proses ini," tambah dia.
 
Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara-negara G20 dijadwalkan bertemu secara virtual untuk membuat keputusan tentang perpanjangan lebih lanjut dari keringanan pembayaran utang.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif