Korea Selatan. Foto : AFP.
Korea Selatan. Foto : AFP.

Agen Perjalanan Korsel akan Pulih dari Pandemi di 2022

Ekonomi Penerbangan korea selatan pandemi covid-19 corona virus
Arif Wicaksono • 18 Oktober 2021 20:56
Seoul: Agen perjalanan utama Korea Selatan (Korsel) diperkirakan akan pulih dari dampak pandemi covid-19 yang berkepanjangan dan meraih untung pada 2022. Hal ini karena meningkatnya permintaan untuk perjalanan ke luar negeri.
 
Biro perjalanan lokal telah memproyeksikan pemimpin industri HanaTour dapat mencatatkan pendapatan operasional konsolidasi sebesar 3,9 miliar won (USD33 juta) di tahun mendatang. Menurut penyedia informasi keuangan FnGuide, dikutip dari Korea Herald, Senin, 18 Oktober 2021, angka ini berkaca pada perubahan yang tajam dari kerugian operasional sebesar 114,9 miliar won tahun lalu.
 
Pada semester pertama tahun ini saja, HanaTour membukukan kerugian operasional sebesar 65,6 miliar won. Perusahaan menorehkan pendapatan operasional sebesar 5,9 miliar won pada 2019 sebelum wabah covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mode Tour juga diproyeksikan mencatat pendapatan operasional sebesar 200 juta won tahun depan, dibandingkan dengan kerugian operasional 10,5 miliar won pada semester pertama tahun ini.
 
Yellow Balloon Tour Co diprediksi akan memperoleh pendapatan operasional sebesar 9,7 miliar won tahun depan, dibandingkan dengan kerugian semester pertama sebesar 6,4 miliar won.
 
Prospek cerah untuk agen tur lokal muncul di tengah meningkatnya permintaan untuk perjalanan ke luar negeri di belakang tingkat vaksinasi virus korona yang meningkat pesat dan pakta travel bubble Seoul dengan negara lain.
 
Tujuan wisata utama di seluruh dunia melaporkan tingkat vaksinasi yang tinggi, dan Korea Selatan telah menandatangani perjanjian travel bubble dengan beberapa negara.
 
Gelembung perjalanan mengacu pada kemitraan perjalanan bebas karantina antara dua atau lebih kota atau negara dengan tingkat kasus covid-19 yang serupa.

Hidup bersama covid-19


Pertanggungjawaban lainnya adalah langkah Seoul untuk mempersiapkan skema hidup dengan covid-19, yakni virus tersebut akan diperlakukan sebagai penyakit pernapasan menular, seperti influenza musiman. Namun, FnGuide mengatakan akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk penjualan dan pendapatan perusahaan perjalanan tersebut untuk kembali ke tingkat prapandemi.
 
Misalnya, penjualan HanaTour, yang anjlok menjadi 43 miliar won pada 2020 karena virus korona baru, diperkirakan akan meningkat menjadi 272 miliar won tahun depan, tetapi angka tersebut hanya 35,6 persen dari top line 2019 yang sebesar 763,2 miliar won.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif