Presiden Amerika Serikat Donald Trump. FOTO: AFP/Jim WATSON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. FOTO: AFP/Jim WATSON

Di Tengah Wabah Covid-19

Trump Ingin Ekonomi AS Dibuka Kembali saat Paskah

Ekonomi Virus Korona ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 25 Maret 2020 14:02
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menginginkan ekonomi Amerika Serikat (AS) dibuka kembali pada saat Paskah, yang jatuh pada 12 April di tahun ini. Keinginan itu diutarakan Trump meski ada peringatan bahwa hal tersebut berisiko mengagalkan upaya menahan penyebaran virus korona.
 
"Saya ingin negara ini dibuka dan siap untuk dikunjungi oleh Paskah," kata Trump, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu, 25 Maret 2020.
 
Pernyataan Trump disampaikan ketika 17 negara bagian mengeluarkan perintah untuk tinggal di rumah, baik di seluruh negara bagian maupun sebagian, dengan mendesak penduduk untuk tidak meninggalkan rumah kecuali ada keperluan seperti pergi ke toko kelontong, melihat dokter, dan menghirup udara segar. Perintah itu akan mulai berlaku pada Rabu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trump mengatakan pemerintahannya akan mengevaluasi kembali pedoman sosial jarak 15 hari yang ditujukan untuk memperlambat penyebaran virus korona, dan menyatakan hal tersebut akan berakhir awal minggu depan. Adapun sejauh ini, virus korona telah 'menginfeksi' perekonomian AS terutama bursa saham Wall Street.
 
"Saya kira Senin atau Selasa, sekitar dua minggu. Kami akan menilai pada saat itu dan memberikannya lebih banyak waktu jika kami memerlukan sedikit waktu lagi. Kami harus membuka negara ini," kata trump.
 
Wakil Presiden Mike Pence, yang memimpin Satuan Tugas Coronavirus Gedung Putih, mengatakan sebelumnya di balai kota bahwa pemerintah tidak pernah memberlakukan penutupan secara nasional terkait upaya menekan penyebaran virus korona.
 
"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa Satgas Coronavirus Gedung Putih tidak membahas tentang penutupan secara nasional," kata Pence.
 
Sebaliknya, para pejabat di tingkat negara telah menekankan kebutuhan mendesak untuk fokus pada krisis kesehatan masyarakat, daripada memikirkan memulai kembali kegiatan ekonomi sebelum waktunya.
 
Gubernur New York Andrew Cuomo, yang wilayahnya sekarang memiliki kasus dan kematian paling dikonfirmasi di AS, memperingatkan agar tidak memulai aktivitas perekonomian sebelum waktunya.
 
"Kami tidak akan menempatkan angka dolar pada kehidupan manusia. Tidak ada orang Amerika yang akan mengatakan mempercepat aktivitas ekonomi dengan mengorbankan kehidupan manusia," tegasnya.
 
Namun berbicara tentang ekonomi, Trump justru berkata sebaliknya. "Semakin cepat kita kembali, semakin baik jadinya," pungkas trump.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif