NEWSTICKER
Ilustrasi. AFP PHOTO/BEN STANSALL
Ilustrasi. AFP PHOTO/BEN STANSALL

Bursa Saham Inggris Menguat Tipis

Ekonomi bursa saham ekonomi inggris
Antara • 21 Maret 2020 10:02
London: Saham-saham Inggris sedikit menguat untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London naik 0,76 persen atau 39,17 poin, menjadi ditutup di 5.190,78 poin.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 21 Maret 2020, sehari sebelumnya, indeks acuan FTSE 100 naik 1,40 persen atau 71,03 poin menjadi 5.151,61 poin. Carnival, perusahaan operator kapal pesiar Inggris-Amerika, melambung 20,16 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
 
Diikuti oleh saham perusahaan ritel fashion olahraga JD Sports Fashion yang melonjak sebesar 18,72 persen, serta maskapai penerbangan berbiaya murah easyJet meningkat tajam 18,30 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, M&G, manajer investasi internasional, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya anjlok 12,15 persen. Disusui oleh saham pasar otomotif digital Inggris Auto Trader Group yang jatuh 11,77 persen, serta perusahaan portal real estat daring Inggris Rightmove, merosot 11,39 persen.
 
Di sisi lain, Wall Street anjlok lagi dalam perdagangan liar pada penutupan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi karena kekhawatiran perlambatan ekonomi yang didorong oleh wabah virus korona terus mencengkeram investor.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 913,21 poin atau 4,55 persen menjadi 19.173,98 poin. Indeks S&P 500 jatuh 104,47 poin atau 4,34 persen menjadi 2.304,92 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 271,06 poin atau 3,79 persen menjadi 6.879,52.
 
Indeks-indeks utama menyeray di tengah aksi jual tajam. Indeks 30-saham telah reli lebih dari 400 poin pada awal perdagangan. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan utilitas jatuh 8,18 persen, menjadi kelompok berkinerja terburuk. Sektor energi naik 0,96 persen, satu-satunya pemenang.
 
Saham-saham AS telah mengalami gejolak tinggi pada Jumat waktu setempat ketika investor semakin khawatir atas kemungkinan resesi ekonomi yang didorong oleh pandemi virus korona. Kondisi semacam itu tentu diharapkan tidak terjadi dan semua pihak bisa bersama-sama menekan persoalan virus tersebut.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif