Ilustrasi. FOTO: AFP/PAUL J RICHARDS
Ilustrasi. FOTO: AFP/PAUL J RICHARDS

Dolar AS Melemah

Ekonomi ekonomi amerika Dolar AS
Angga Bratadharma • 22 Oktober 2020 09:02
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) tergelincir pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena pelaku pasar fokus pada stimulus tambahan virus korona. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,49 persen pada 92,6082.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 22 Oktober 2020, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1860 dari USD1,1827 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3157 dari USD1,2942 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7126 dari USD0,7064.
 
Dolar AS dibeli 104,53 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,44 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9046 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9064 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3130 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3118 dolar Kanada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dolar AS melemah secara luas sebagai reaksi terhadap berita tersebut, karena Ketua DPR AS Nancy Pelosi memberi harapan kepada pasar pada kemungkinan kesepakatan masih dapat terjadi di minggu ini," kata Analis Commerzbank Research Thu Lan Nguyen.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Tekanan terjadi karena Wall Street terus memantau perkembangan stimulus virus korona tambahan yang sedang didiskusikan antara Kongres dengan Gedung Putih.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 97,97 poin atau 0,35 persen menjadi 28.210,82. Sedangkan S&P 500 turun 7,56 poin atau 0,22 persen menjadi 3.435,56. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 31,80 poin atau 0,28 persen menjadi 11.484,69.
 
Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor energi turun 1,99 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor jasa komunikasi naik sebanyak 1,29 persen, kelompok dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS diperdagangkan hampir datar, dengan lima dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif